Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Me

Me

Balas Nana. Setelah memilih beberapa minuman, Lea dan Nana menuju kelorong dimana Veronica mencari mie favoritnya. Veronica terlihat fokus dan bingung ingin membeli mie yang mana. “ Hi Nana.” Sapa veronica. “ Oh, Hi.” Balas Nana. “ Kelihatannya kamu bingung memilih mie yang ingin kamu beli Veronica” sahut Lea. “ Bagaimana jika kamu membeli keduanya?” balas Nana.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai du meizhu
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

Resep yang diberikan oleh Tabib Xu memang cukup manjur meski ingatan tentang Fenglan belum kembali semuanya. Muyin mulai bermimpi tentang dirinya dan kakaknya yang mirip sekali dengannya bernama Ruyin. Nama yang disebutkan oleh Mu Shuhua saat memanggilnya. “Nikmatilah kehidupanmu, Meimei, jangan terlalu memikirkan aku,” kata Ruyin sebelum pergi. “Jiejie,” gumam wanita bermata bening itu dalam mimpinya.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai du meizhu
Baca
+Pustaka
DATE ME PLEASE!

DATE ME PLEASE!

Tapi meja kayu besar di tengah dan rak majalah di dinding menampilkan banyak edisi berjudul SportsMind, Reins Quarterly, dan Ashwood Weekly. Dua orang duduk di meja—satu pria, satu wanita. Yang tengah adalah wanita dengan rambut pendek platinum blonde, tampak dominan. Dan disampinnya... oh tuhan. Itu dia. pria berjas biru tua dari aplikasi kemarin. Mataku membulat. Mulutku nyaris menganga. Tapi aku menahannya. “Silakan duduk, Miss Celine,” kata wanita platinum blonde.
747 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai du meizhu
Baca
+Pustaka
Pembalasan sang Kesatria Iblis Tanpa Tanding

Pembalasan sang Kesatria Iblis Tanpa Tanding

Hu Meng mengatakan, si putri Su boleh menyimpannya. “Kamu pasti bangga bisa mengenakan seragam kami, bukan?” goda Min Wu pada Xiao Mei dengan maksud menyindir. Karena, Xiao Mei jelas-jelas bukan murid Tujuh Bintang Kejora. Menurut dia, rekan sesama putri bangsawannya itu hanya mendompleng citra mereka.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai du meizhu
Baca
+Pustaka
Bright Pearl

Bright Pearl

katanya diiringi helaan napas yang panjang. Ming Zhu langsung berlari ke gudang tempat barang-barang mereka disimpan. "Kakak Jae, pinjam ghuzeng-mu!" teriak Ming Zhu. "Hah? Untuk apa?" "Pokoknya pinjam!" "Iya, tapi hati-hati!" "Baik." Ghuzeng, alat musik itu cukup besar, dibawa oleh seorang yang berperawakan tidak sebanding. Daiyu yang melihat itu tidak bisa diam saja. Ghuzeng yang sudah dibungkus kain dipindahtangankan ke Daiyu.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai du meizhu
Baca
+Pustaka
Pewaris Pusaka Dewa Iblis

Pewaris Pusaka Dewa Iblis

Semua orang di aula terdiam. Tak percaya. Mata mereka tertuju pada gadis di hadapan mereka. Wajah yang dulu pernah mereka kenal, yang kini kembali dengan cara yang paling tak terduga. "Zhu Mei..." bisik seorang tetua tua, suaranya gemetar. "Dia... dia masih hidup?" Zhu Mei, adalah putri bungsu keluarga Zanglang, lahir dari seorang pelayan rendahan. Dialah pemilik mata kebenaran yang selama ini dicari-cari.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai du meizhu
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Sang Jenderal

Pengantin Pengganti Sang Jenderal

bisik Yuan parau. Di luar pintu paviliun yang tertutup rapat, seorang wanita berdiri mematung. Di tangannya, sebuah nampan perak berisi mangkuk keramik kecil yang masih mengepulkan uap herbal hangat bergetar pelan. Shu Mei bermaksud membawakan ramuan penenang untuk mertuanya, mengingat Permaisuri tampak sangat cemas saat menyambut Yuan tadi.
9.824.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 907 kali sebagai du meizhu
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Min He menoleh ke arah penguasa Negeri Wuzu yang duduk di sebelahnya. “Zugong Tianmao,” ucapnya anggun, “aku dengar kau membawa master muda Zu Mao kali ini. Mengapa tidak kau biarkan dia mencoba peruntungan dalam kompetisi?” Zugong Tianmao tertawa kecil. “Lupakan saja,” sahutnya santai. “Putriku itu baru mencapai tingkat Golden Core, bagaimana mungkin bisa bersaing? Lagipula dia tidak ikut datang kali ini.”
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai du meizhu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status