Menyesal Usai Mendua
Ia duduk tegak, tersenyum tipis lalu berdiri dan mendekat ke arahku.
"Apa kamu siap, Mas. Cerai lalu hampir semua aset jatuh ke tanganku? Ingat, jika kita cerai otomatis semua aset harus di bagi dua, ya," sahutnya membuat nyaliku menciut, karena sungguh aku tak ingin kehilangan sepeser pun aset-asetku.
Kulirik Bella menghentakkan kakinya, aku yakin dia pasti marah karena aku tak menepati janjinya.