Suami Warisan
balas Mahesa, “itu percampuran dari banyak genre, jadi enggak bisa disimpulkan dalam satu topik saja, Hon. Gimana dengan Ayahnya, si Duke itu? He’s sacrificing himself. He knows they’re got into their trap.”
“Maksud kamu seperti sapi yang digiring ke tempat penjagalan. Mereka seperti dapat rezeki nomplok, padahal sebenarnya mereka jadi target pemusnahan masal, ya ‘kan?”
“Hm-hm. It’s more complex if you read the book.”
“No, thanks. Mendingan nonton filmnya aja. Kira-kira kapan part 2-nya tayang, ya?”
“Udah enggak sabar, ya?”