Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DEATH

DEATH

Berpelukan bukan opsi yang buruk untuk menghadapi kematian yang ada didepan mata. “Apakah aku akan berakhir seperti ini?.” Mungkin ini adalah akhir. . Mereka sudah menutup mata dan bersiap menerima nasib mereka, tetapi sudah beberapa menit mereka menutup mata tidak ada yang terjadi. Mereka tidak merasakan sakit sedikitpun. Kematian tidak menyakitkan seperti apa yang mereka bayangkan. Tidak mungkin kematian tidak menyakitkan atau ini karena efek dari mereka berpelukan. Itu yang terlintas di pikiran Zyu. Pemikiran yang tidak masuk akal.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
When I'm With You

When I'm With You

Rosalind bertanya dengan bingung. Mengapa tangannya bergetar saat Adeio menurunkan celana dalamnya menuruni paha dan turun ke lututnya? "Kupikir aku bisa menunggu. ternyata aku tidak bisa."Adelio bergumam dan Rosalind mendengar penyesalan pada suaranya. Adelio menatap wajah Rosalind sambil tangannya mengelus pada dan pinggangnya, dan Rosalind merasa dirinya memanas di meja marmer yang dingin. "Jika aku tidak mencicipi rasamu sekarang, kurasa aku akan mati. dan jika aku mencicipi rasamu, aku tidak akan bisa berhenti. Aku akan bercinta denganmu di sini dan sekarang."
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
ME AND YOU

ME AND YOU

Kreeekkk Suatra kain terdengar nyaring, Jack menatapi kain berenda di genggaman tanganya. "TIDAKKK...." pekik Leila keras. saat celana dalamnya di tarik paksa oleh Jack. kemudian benda tumpul berusaha masuk ke dalam intinya tanpa pemanasan. Raungan Leila yang berkali-kali meminta ampun tidak juga di perdulikan oleh Jack. meskipun Leila sudah berteriak berkali-kali sampai suaranya parau. Jack tetap menulikan kedua telinganya. seolah tidak mendengarkan suara Leila yang merintih kesakitan di bawah hentakkannya yang semakin liar dan kuat.
1035.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 862 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
Dead&Queen

Dead&Queen

“Takut tuh tandanya kamu masih mau pulang.” Dan dalam satu tarikan napas, Gio menggenggam tangannya erat—cahaya mereka menyatu. Aurora menjerit, suaranya menggelegar seperti ribuan mesin yang padam serentak. Dunia digital mulai runtuh. ***
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
Duke Dingin itu Menginginkan Tubuhku

Duke Dingin itu Menginginkan Tubuhku

perintah dokter utama dengan nada aksi yang mendesak, tangannya sudah bersiap menerima tubuh mungil sang bayi. Bibi Martha memegang kaki Sienna, memberikan tumpuan fisik yang kokoh. "Demi seluruh leluhur Utara, Yang Mulia Duchess, Anda bisa! Dorong!" Sienna mengumpulkan seluruh sisa daya hidup yang tersisa di dalam sumsum tulangnya. Ia memejamkan mata erat-erat, urat-urat di leher jenjangnya menonjol tajam, dan dengan satu jeritan terakhir yang memekakkan seluruh sudut ruangan menara barat, ia memberikan dorongan pamungkas yang menguras seluruh raganya.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
HEY DUDA, I LOVE YOU

HEY DUDA, I LOVE YOU

sahut Karina tak ingin membuat Robi kesal padanya. “Baiklah, aku tunggu ya!” ucap Robi kemudian mengakhiri sambungan telepon. Karina melompat turun dari ranjang tidurnya dan memastikan bahwa kondisi tubuhnya baik-baik saja setelah merasa sakit perut dan muntah tadi siang. Karina cepat-cepat mengenakan pakaian yang bagus dan memberikan sedikit riasan makeup diwajahnya kemudian membawa tas, lalu beranjak untuk pergi namun saat membuka pintu kamarnya sosok Livia berdiri dihadapannya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
You're MINE

You're MINE

Netra biru itu memejam erat ketika suara lembut yang sukses membuat hatinya tercabik kembali terasa berdesing di telinga, berpadu menjadi satu dengan suara musik yang mengentak di sekitarnya, membuat kepalanya semakin pening saja. Kedua tangan besar itu meraih botol whiskey bermerk Jack Daniel's di atas meja. Meminum langsung dari mulut botolnya, bahkan hingga hampir tandas. Ketika cairan dengan rasa manis bercampur pahit itu mengaliri tenggorokan, perlahan salah satu sudut bibir merah kecoklatan itu terangkat; tersenyum miring. 'Baiklah, aku akan menjadi pria jahat, sesuai permintaanmu. Kuharap kau tak menyesal.'
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
Love Me

Love Me

ujar Sheila sambil membayangkan sosok Adit. Clara hanya tersenyum melihat kebahagiaan customernya itu. Ia merasa senang jika customernya bahagia. Tak lama Adit pun muncul dari balik tirai dan membuat semua orang terkagum-kagum. Tuxedo itu sangat pantas dipakai d tubuhnya. Tuxedo berwarna bronze dengan list warna gold di kerah dan ujung lengannya. Benar-benar sempurna.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
Cinta Dan Kematian

Cinta Dan Kematian

[One step closer] [I have died every day waiting for you] [Darling, don't be afraid] [I have loved you for a thousand years] [I'll love you for a thousand more] ***
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
Dive Back Into You

Dive Back Into You

"DIAMMM!!!" Piring di tangan Sania terlihat bergetar bersamaan dengan suaranya yang menggelegar. Shana dan Arka seketika diam. Ardi mengangkat kedua tangan melepaskan anaknya. Napas istrinya terlihat memburu. Tinggal hitungan beberapa detik sebelum lahar emosi Sania meletus bersamaan dengan bunyi lonceng rumah mereka. Ting. Tong. Ting. Tong.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai dying inside to hold you
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status