Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Deadly Wish

The Deadly Wish

Namun nihil, si penipu itu pun tak kunjung ditemukan, bak hilang ditelan bumi. Adonis beserta keluarga besarnya pun pindah ke rumah lamanya di Northstone Ville. Beberapa bulan setelah mereka pindah, ayah Adonis meninggal dunia karena serangan jantung saat sedang bekerja di ladang. Tiga bulan setelah kepergian ayahnya, ibunya menyusul karena kanker paru-paru stadium akhir yang sudah tidak bisa disembuhkan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as dying inside
Read
+Library
Aku Mati di Pernikahanku

Aku Mati di Pernikahanku

Dia tidak mundur selangkah pun bahkan ketika moncong gawai perak milik Lucien tinggal beberapa senti dari keningnya. Inner monologue-nya berteriak beringas, mengunci fokus pada satu-satunya tujuan yang tersisa. Gue udah mati tiga kali di tangan orang-orang ini. Kalau hari ini gue harus mati untuk keempat kalinya, gue pastikan bajingan ini nggak akan punya papan catur lagi buat bermain! Dorr!
101.1K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as dying inside
Read
+Library
The Dark Life

The Dark Life

“Kami juga tidak mengerti, secara tiba-tiba saja mereka kejang dan memuntahkan darah segar!” ungkap Derry secara detail. “Urus jenazah mereka dengan beres dan jangan meninggalkan jejak sedikit pun!” bisik Bram dari sambungan telepon.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as dying inside
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Dan ketika Alma akhirnya menghembuskan napas panjang — satu pelepasan yang bukan menyerah, melainkan pengorbanan sadar — cahaya di sekelilingnya berkedip keras, lalu runtuh seperti kembang api yang meledak dari dalam. Di ruang kendali dunia nyata, grafik menukik drastis: struktur data Aurora kehilangan koordinasinya. Jaringan yang menjerat kesadaran mulai lepas satu per satu. Nada-nada digital berubah menjadi bisikan, lalu hening. Di dalam White Core, saat terakhir sebelum kehancuran total, Aurora menjerit dengan suara yang hampir mirip tangisan manusia. “TIDAK—JIKA KAU MATI, KAU JUGA MENYERET MEREKA!”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as dying inside
Read
+Library
DEATH

DEATH

Berpelukan bukan opsi yang buruk untuk menghadapi kematian yang ada didepan mata. “Apakah aku akan berakhir seperti ini?.” Mungkin ini adalah akhir. . Mereka sudah menutup mata dan bersiap menerima nasib mereka, tetapi sudah beberapa menit mereka menutup mata tidak ada yang terjadi. Mereka tidak merasakan sakit sedikitpun. Kematian tidak menyakitkan seperti apa yang mereka bayangkan. Tidak mungkin kematian tidak menyakitkan atau ini karena efek dari mereka berpelukan. Itu yang terlintas di pikiran Zyu. Pemikiran yang tidak masuk akal.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as dying inside
Read
+Library
Deadly Ash

Deadly Ash

Annie meninggal bukan karena abu Ashley yang setiap saat masuk ke tubuh, melainkan ada penyakit akut. Gagal ginjal akut. Sumbatan pada saluran keluar kencing, misalnya karena batu saluran kencing ataupun batu ginjal, sumbatan bekuan darah pada saluran kencing, tumor di saluran kencing atau di sekitar saluran kencing, pembesaran prostat. Begitulah kata dokter. Mau atau tidak, jasad Annie harus dikremasikan. Setelah menjadi abu, ketiga anak yang memiliki kekuatan abu terpaksa memakan abu Annie. Mereka membagi dan memakan dengan keadaan menangis.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as dying inside
Read
+Library
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Dengan senyuman yang menawan dia bertanya lembut. "Ada apa Bu?" ujarnya, sambil menatapku sayu. "Suster jaga yang kemarin, apa hari ini nggak masuk kerja ya Sus?" Selidikku. "Dian sudah meninggal, mayatnya ditemukan di taman. Dia diperkosa dan dibunuh," ucapnya lirih disertai tetesan air mata.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as dying inside
Read
+Library
Humming of Death

Humming of Death

Air shower mengucur deras, menghantam lantai kamar mandi dengan suara berulang, namun warnanya tak lagi jernih, melainkan merah pekat. Darah bercampur air mengalir di kaki Piero, hilang di lubang pembuangan. Ia berdiri mematung, mata terpejam di bawah guyuran air panas, membiarkan sisa pembantaian itu luruh dari kulitnya. Tidak ada rasa bersalah. Tiga nyawa sudah ia ambil, dua di antaranya dalam waktu kurang dari seminggu.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as dying inside
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Dan rasa tidak berdaya itu membakarnya dari dalam, jauh lebih menyakitkan daripada pukulan fisik apa pun. Maka, Alfa memilih untuk tetap bertahan di kursi dinginnya. Ia memaksa dirinya sendiri menjadi penonton di seberang jalan—menonton bagaimana Alana bisa tertawa begitu lepas bersama orang lain, menonton betapa mudahnya Alana menemukan kenyamanan dari seseorang yang tidak memiliki rasa takut akan komitmen seperti dirinya. Setiap kali pendar senyum Alana menyapa pandangannya dari seberang jalan, Alfa kembali menyalakan batang rokok yang baru. Ia membakar rasa panik, cemburu, rasa bersalah, dan penyesalannya bersama ketebalan asap yang ia hirup dalam-dalam.
910 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as dying inside
Read
+Library
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Namun, aku tidak pernah menyangka bahwa dia bahkan tidak peduli pada nyawaku. Di luar, suara pria mabuk semakin liar. Kata-kata kotor mulai terdengar jelas menembus pintu. Aku tahu, begitu pintu itu terbuka, aku pasti mati!
8.1K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as dying inside
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status