Tuan-Tuan Berhentilah Memperebutkanku
tanya Crystal cepat menyadari perubahan mimik wajah tamunya.
Mengangguk pelan, Edward menyesap teh miliknya pelan. Ia menutup mata, menikmati setiap aliran yang masuk ke dalam tenggorokan.
Nikmat, bahkan rasa pahit yang masuk begitu masih di mulutnya.
“Ini sangat enak, Nyonya,” ucap Edward tak bisa menahan rasa senangnya, “saya beruntung karena bisa berkunjung hari ini.”