Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Second Season

The Second Season

Aku memang penjahat yang sewaktu-waktu bisa menyakitimu. Terima kasih sudah mencoba mengerti diriku. ~ Astro Climton~ *** “Btw, ada yang ingin aku tanyakan lagi. Kenapa kamu terlihat tampan? Aku tidak mendeskripsikanku secara detail, kecuali ciri-ciri umum. Seperti ini, 'kulit putih bak Dewa yang selembut awan, dan kontras warna rambut layaknya tinta pada kertas'.”
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Bisa dibilang, keterampilan tukang kayu kami tidak sehebat Kara, jadi hampir seluruh papan kecil yang kami buat diperbaiki Kara, mulai dari bentuk dan penampilan. “Masalahnya, siapa yang bisa mengukirnya?” tanya Kara. “Tulisan latinku bagus,” usul Saga. “Aksara kuno,” Dalton mengingatkan. “Harus aksara kuno.” “Kenapa harus aksara kuno?” “Karena—” Dan Dalton teringat kalau kemampuanku tidak boleh ketahuan. “—itu... lebih estetik, elegan, dan keren. Mencerminkan laki-laki.”
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Tes pengajuan AE

Tes pengajuan AE

Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE.
358 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

"Foto pertama, di perpustakaan tua, dikelilingi buku-buku kuno, cahaya keemasan dari jendela. Estetik banget. Foto kedua, main gitar akustik di taman, fokus, artistik. Foto ketiga, mendaki gunung dengan golden retriever yang lucu." "Nah ini baru," kata Aurelia sambil mendekat. "Kelihatan beradab, terdidik, dan punya anjing. Anjing berarti tanggung jawab." "Ayo cek bionya." Aku membaca keras-keras. "‘Suka sastra klasik, musik abad pertengahan dan masa kebangkitan budaya, menikmati perjalanan panjang di alam, dan diskusi mendalam tentang sejarah. Mencari seseorang yang menghargai seni, budaya, dan kedalaman intelektual seperti saya. Tidak tertarik pada hubungan dangkal.’"
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 998 kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Arsitek Kecantikan Para Dewi

Arsitek Kecantikan Para Dewi

“Ganu! Kamu pasti merasa… sedang mengasah mangsa, melihat mereka mekar sesuai yang kamu mau.” Dia sedikit mencondongkan tubuh, berbisik kata-kata yang hanya mampu didengar oleh kami berdua. “Tapi yang nggak kamu sadari… sejak kamu memilihku, kamulah sampel yang kuamati. Setiap tatapanmu, sentuhanmu dan godaanmu yang penuh percaya diri… hanya membuktikan, betapa buruk dan hampanya jiwa yang bersembunyi di balik kulitmu.”
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Lima Suami Buas Itu Tak Ingin Melepaskanku!

Lima Suami Buas Itu Tak Ingin Melepaskanku!

"Aku baru tahu duyung bisa beralih profesi menjadi penjahit murahan." "Menjijikkan," Lycan mendengus. "Kau menyusun mutiara itu satu-satu? Apa otakmu sudah mulai berair?" "Tentu saja!" bentak Aegir, telinganya sudah semerah kepiting rebus. "Estetika tidak lahir dari kemalasan! Dan setidaknya aku tidak mengendus lehernya seperti anjing kepanasan!" "Itu terlihat seperti tirai kapal karam," cemooh Zephyr santai.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Terperangkap Kontrak Hasrat Sang Casanova

Terperangkap Kontrak Hasrat Sang Casanova

“No sabía que a Alesio le gustaban las muñecas. (Aku tidak tahu Alesio suka boneka)” Alana mendongak menatap Ezel yang baru saja berbicara dengan bahaya spanyol. Ezel bisa melihat kerutan samar dikening Alana, wanita itu seperti kebingungan. “También me acabo de enterar que los gustos de Alesio son así, normalmente le interesan más las mujeres de club con exceso de maquillaje. No es la forma de Alana un completo contraste con la de Alesio? Como la comparación de ángeles y demonios. (Aku juga baru tahu selera Alesio seperti ini, biasanya dia lebih tertarik wanita club dengan dandanan menor. Bukankah bentuk Alana sangat kontrak dengan Alesio. Seperti perbandingan malaikat dan iblis)” Grey menj
9.657.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

“Thou art the ink that stains my broken quill!” Tiba-tiba arena berubah. Glitch mengendalikan medan dengan menggeser gaya. Kini mereka berada di dunia cyberpunk penuh bahasa slang dan kalimat singkat. Karakter-karakter dengan desain neon dan estetika glitch menyerang Adrian dengan jargon dan makna ganda. “Gaya adalah senjata,” kata Glitch. “Dan aku menguasai semuanya.” Namun Adrian mengingat pelajaran lama dari Elena: bahwa kekuatan terbesar dalam menulis bukanlah gaya, melainkan niat.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

Tapi, bukan hanya diinginkan untuk kebutuhan nafsu semata, melainkan diinginkan lebih dari itu. Elea merasa… didamba? Dipuja? Pemikiran itu anehnya membuatnya mempunyai semacam keberanian untuk lebih jujur terhadap perasaannya, terhadap apa yang diinginkannya. “… jangan cuma diusap.” Elea mencicit. “Yakin tidak mau cuma diusap? Mas juga mau melakukan lebih, tapi takut kamu tidak menyukainya.” “Nggak papa,” jawab Elea, masih mencicit malu-malu. Wajahnya tampak begitu merah, begitu pun telinganya. “Aku mau lebih.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

prediksiku mengalihkan topik pembicaraan menuju beban kerjaku di depan layar laptop besok. "Kemampuan menulismu wajib memilih rentetan kosakata paling akurat untuk mendeskripsikan setiap sentuhan jariku," tuntut Argan menetapkan batas standar kualitas untuk proyek karya tulis fiksi romantisku. "Ribuan pembacaku pasti akan memberikan komentar positif berjumlah banyak pada kolom ulasan bab terbaru nanti," ujarku membayangkan reaksi antusias dari para pelanggan setia novel daringku.
825.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 878 kali sebagai edit tulisan aesthetic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status