Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

gue khawatir, gue hancur ngeliat kakak gue sampai detik ini belum bangun dari komanya. Tuh mata elang yang biasanya melirik tajam bener-bener nggak mau dibuka, takut pada naksir katanya, haha. Gue ketawa, tapi sayang ketawa gue saat ini pastinya nyeremin karna diiringi air mata.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as ejen muda mata
Read
+Library
Cinta Istri Muda

Cinta Istri Muda

Ia hanya melihat semak-semak dan sebuah sumur yang ditutup dengan seng, ditindih batu. "Kamu masih ngeyel aja ya! Sudah dibilangin jangan berteman sama Rara, masih aja gak nurut!" San mendesah. "Soal ini lagi." "Iya, soal ini lag!" sahut Jawdan. Anak itu badannya memang kecil dan kurus, tapi suaranya bisa cempreng dan melengking.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as ejen muda mata
Read
+Library
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as ejen muda mata
Read
+Library
Sehangat Dekapan Janda Muda

Sehangat Dekapan Janda Muda

Senyumnya sangat menawan, kulit pria muda itu selembut pantat bayi. “Aku semenyeramkan itu?” Suara serak itu membuat Reina makin kalut, dia menelan ludah. “Bu-bukan.” Wanita itu menggeleng cepat. “Aku—” Dia kehilangan kata-kata. “Udah, nikmatin aja hidup ini, Rein.” Sani tersenyum manis, menarik temannya untuk kembali duduk.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as ejen muda mata
Read
+Library
Tuan Muda Mesum

Tuan Muda Mesum

Tuan Muda Mesum - 9 By: Anieda Tannisha Melihat tuan mudanya murka seperti itu, Yasmin mengambil jurus langkah seribu meski tidak tahu apa kesalahannya. Sesampainya di dapur ia langsung menenangkan diri dengan duduk di bangku, mengatur napas yang tersengal. "Lo kenapa, Yas? Kaya abis ngelihat hantu." "Lebih nyeremin dari lihat jurig, Ci. Gue habis diamuk tuan muda mesum," keluh Yasmin seraya mengulurkan tangan menunjuk dispenser dan mengelus tenggorokannya.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as ejen muda mata
Read
+Library
Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

"Aku tidak sejahat Mama Luce. Aku tidak sempurna sepertinya." Benar tiba-tiba merendahkan diri. "Aku hanya gadis kampung yang tidak punya asal usul yang jelas. Aku tidak punya perusahaan besar dan aku tidak punya pangkat untuk dihormati." "Berhenti untuk merendahkan dirimu sendiri, Jenar," sambung Julio. "Yang dibutuhkan di rumah ini bukan wanita seperti Mama Luce." Jenar tertawa terbahak-bahak mendengarnya. "Kamu ini ...." Jenar menunjuk wajah Julio. "Lucu sekali!"
105.0K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as ejen muda mata
Read
+Library
(bukan) Perempuan Biasa. (buku ketiga)

(bukan) Perempuan Biasa. (buku ketiga)

Dan ia akan lebih mudah melakukan kontak mata dengan Jago. "Dengar ya, Nak. Di dunia ini tidak ada yang abadi. Selain itu banyak hal yang belum bisa kamu mengerti dalam usia sekecil ini. Tapi Mama menjanjikan satu hal padamu. Mama tetap akan menjadi mamamu, dan akan selalu menyayangimu, di mana pun Mama berada. Mengerti, Nak?" Vina mengeratkan genggaman jemarinya pada jemari kecil Jago. Berusaha memberi pengertian sambil tersenyum menenangkan. Jago balas meremas jemarinya. Garis bibirnya yang tadi melengkung turun, kini melengkung ke atas. Jago tersenyum manis. Ia memang tidak mengerti dengan kalimat yang ibu barunya katakan. Tapi yang pasti ibu barunya tersenyum dan mengatakan bahwa ia meny
1050.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as ejen muda mata
Read
+Library
Mendadak Nikah dengan CEO Muda

Mendadak Nikah dengan CEO Muda

tanya Jin. "Tiga hari ini, kenapa?" "Berarti yang kemarin tidak goal dong," dengkus Jin. "Kenapa memangnya?" "Kau ini masih tanya, aku sudah ingin punya baby Jin kecil." "Jika belum goal mau gimana lagi." "Eits. Kau tidak pakai kacamata ya?" tanya Jin. "Kenapa memangnya?" sahut Yola. "Kau beli kacamata ukuran 34 semua, sedang ukuranku 36b. Mana muat dodol," dengkus Yola.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as ejen muda mata
Read
+Library
Mama Muda

Mama Muda

"Kamu lama banget sih? Nganterin belanjaan aja bisa berjam-jam?" Mendongak, mata yang tinggal 5 Watt milik Naomi bersitatap dengan punya Adrian yang melotot. ***
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 491 Times as ejen muda mata
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

"Mama gak bisa buka mata, perih." "I-iya Ma, bentar..." "Mampus!" batinku. Sepertinya sebentar lagi aku akan melihat sesuatu yang sebenarnya juga sudah lama ku impikan. Tapi, apa ini wajar? Belum lagi, dia masih muda dan bukan ibu kandungku. Wajar saja jika hasrat ini tersimpan kepadanya. Namun jika dipikir-pikir, Mama Jessica kan hanya mencuci muka? Bisa jadi dia sudah mengenakan handuknya.
9.8119.6K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as ejen muda mata
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status