Hai Om, Aku Calon Istrimu!
“Bunny! Maklor itu jajanan lima ribuan! Digoreng di wajan kecil, dikasih telur, dikasih bumbu pedas. Bukan pasta fine dining!”
Dan lagi, Om Kais membayangkan bumbu pedas yang kumaksud itu adalah saus tomat cabai impor harga ratusan ribu per botol.
“Udah, udah… jangan ngebayangin terlalu jauh,” cegahku sambil terkekeh. “Ntar pas beli malah gak sesuai ekspektasimu.”
“Sayang, maaf kalau aku kurang gaul,” balasnya pelan. “Sejak kecil semua makanan yang masuk ke perutku harus lulus uji Mama.”