180 Hari Menuju Akad
Namun, aku percaya Tuhan mendengar doaku hingga akhirnya secara adat pernikahan akhirnya disepakati dan direncanakan terjadi enam bulan lagi, tepatnya setelah lebaran idul adha.
'Alhamdulillah,' batinku.
Leganya hati ini membuatku tidak hentinya mengucap syukur, setidaknya aku masih punya kesempatan selama seratus delapan puluh hari lagi untuk menjernihkan pikiran ku, entah untuk membatalkan atau untuk melanjutkan hubungan ini.
Kring ..., Kring ..., Kring ....
Suara ponsel ku berbunyi dan dengan bergegas aku langsung mengambil ponsel itu, sebab di dalam otakku ada lelaki yang sangat kuinginkan menghubungiku.
Hot Chapters