Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PART-TIME

PART-TIME

Maria memiringkan kepalanya, “Intinya?” Al membuka laman situs ‘Foreign Co.’ Maria terkejut jika perusahaan yang jelas illegal ini memiliki laman situsnya sendiri. “Mereka dikenal sebagai perusahaan yang dapat memperkerjakan seseorang ke luar negeri.” “Benarkah? Ah, apa karena namanya?” tanya Maria. Foreign itu berarti luar negeri. Al memastikan, “Memangnya apa yang kau pikirkan?” Maria menjawab, “Tempat kursus bahasa asing.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as empres
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

“Papa tau dari mana?” “Kamu pikir Papa nggak curiga kamu jadi sering janji ketemu sama Adam? Ide Adam untuk mengakuisisi saham perusahaan mereka memang briliant, itu bisa melebarkan jaringan hotel Candra Group dari yang awalnya fokus ke hotel bintang empat dan lima, sekarang merambah ke hotel bintang tiga. Tapi insting bisnis Papa masih jauh lebih tajam dibanding kamu sama Adam, Vin.”
1038.9K viewsCompletedAdded to Library 855 Times as empres
Read
+Library
GREESA

GREESA

Mitha Widyaguegaj
seru Deva. *** "Kantin yuk!" ajak Ara. "Bentar," ucap Greesa sembari mengambil ponselnya di tas. "Yah batrenya abis," rengek Greesa sambil berusaha menghidupkan ponselnya. Ara menyodorkan powerbank. "Nih pake lo nggak bawa charge kan." Greesa meraih powerbank di tangan Ara, memasukan kabel USB dan menekan tombol power pada ponselnya lalu memasukan ponsel beserta powerbank tersebut ke tas miliknya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as empres
Read
+Library
I'm The Boss!

I'm The Boss!

gerutu Axel sambil menggebrak meja. "Perusahaan telekomunikasi warisan dari si bodoh itu mengalami penurunan keuntungan. Kenapa hal seperti ini terjadi kepadaku?! Ternyata pimpinan boneka yang dipekerjakan Vincent itu tak ada gunanya!" umpatnya kesal. Axel memejamkan mata sambil memijit kedua pelipisnya. Tampaknya dia sangat pusing karena masalah yang menimpanya. Tiba-tiba terdengar suara pintu ruangannya diketuk oleh seseorang.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as empres
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

"Koridor, kantin, bukankah itu tempat yang indah untuk memulai kisah cinta?" Yasa tersentak saat mendengar perkataan perempuan itu. Mata mereka berdua kembali bertemu dan dengan cepat Yasa kembali memainkan handphonenya. Perempuan itu tersenyum tipis. "Speranza. Itu nama ku jika kau penasaran," kata perempuan itu, namun tak dihiraukan oleh Yasa.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as empres
Read
+Library
PESONA

PESONA

Tingkahnya ini membuat aku kesal saja dan ingin rasanya mencakar wajahnya itu agar dia tak berani lagi berurusan denganku. "Setiap hari sama bagiku karena aku adalah pengusaha sukses dan banyak pekerjaan menungguku, bukan seperti dirimu yang pengangguran dan tak punya pekerjaan sehingga tidak punya kegiatan penting dan selalu mengganggu aktivitas orang lain." "Berani sekali kau mengatakan hal itu pada ibu mertuamu?!"
1015.9K viewsOngoingAdded to Library 573 Times as empres
Read
+Library
Reinkarnasi, Menukar Suami Pewaris dengan Pemalas

Reinkarnasi, Menukar Suami Pewaris dengan Pemalas

“cari tau Deloit Corporation, aku ingin menjalin kerjasama dengannya” Emilia mengeryitkan alisnya, nama itu terdengar asing di telinganya. Senian tersenyum “Itu perusahaan besar dari negara Aurevia, katanya akan ekspansi di sini.” “Dari mana kamu tahu?” tanya Emilia heran “Dengar dari perjamuan bisnis kemarin, Banco Group mengundangnya tapi pada akhirnya mereka tidak datang” Emilia mengangguk mengerti
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 395 Times as empres
Read
+Library
Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Irina saja tidak suka dengan pertanyaan itu, apalagi Star. "Olympus grup. Salah satu perusahaan retail terbesar di Asia dan Australia. Mereka punya hypermarket dengan nama Arcery dan juga memiliki label sendiri untuk beberapa produk," Star pada akhirnya memilih untuk menjawab. "Sedangkan untuk Constate Enterprise. Itu adalah perusahaan konstruksi yang dijalankan oleh keluarga Carlton dan CEO mereka saat ini bernama Harvie Carlton. Kudengar dia pria playboy yang suka main wanita," Star sengaja menambahkan kalimat terakhir khusus untuk Harvie.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as empres
Read
+Library
The Devil CEO

The Devil CEO

Caroline segera menerima kartu nama itu dan diberikan pada Emma. “Prima Corp?” ucap Emma. “Iya, Nona. Apakah Nona pernah mendengarnya?” tanya Johan dengan raut wajah ramah. Emma yang melihatnya tidak tahan menahan isi perutnya yang hendak keluar. “Pernah. Selain Alves Corp, salah satu perusahaan besar di Vunia adalah Prima Corp,” jawab Emma. Johan tersenyum lega. Angannya untuk bekerja sama dengan perusahaan Spanyol ini akan terwujud.
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 497 Times as empres
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status