REINKARNASI
Abah Enom tersenyum, "Aku mengatakan hal itu karena mereka datang kemari dan meminta bantuanku. Apa yang aku katakan kepada mereka benar. Kau memang tidak akan dapat berhenti sampai mencapai tujuan dan dendammu ratusan tahun lalu, bukan begitu?"
"Kau akan mencoba juga untuk menghentikan aku?"
"Iblis seperti dirimu seharusnya ada di neraka jahanam, bukan di dunia ini!" seru Abah Enom dengan tegas.
Sosok itu yang tak lain adalah Fajar Kelana mendecih, ia mengangkat tangannya dan selarik sinar keluar dari telapak tangannya. Abah Enom yang hanya memegang tasbih menepis sinar itu. Merasa tidak seimbang, Abah Enom pun duduk bersila ia mencoba untuk mengeluarkan seluruh ilmu yang pernah ia dapatkan