Suami Pengganti Untuk Wanita yang Kucintai
Aku mencium punggung tangannya setelah sampai di halaman kampus, lalu saat dia akan pergi aku menahan tangannya.
“Kenapa, Sayang?” tanyanya bingung.
Aku tersenyum kecil, lalu mendekat, kemudian berbisik. “Ya Allah, titip suamiku di kantor itu. Tolong jagakan matanya supaya hanya bisa melihat kepadaku, jagakan hatinya supaya hanya menjadi milikku. Murahkan rezekinya, supaya bisa berbagi dan membahagiakanku. Jika rezeki itu masih di langit, maka turunkanlah ke bumi. Jika masih ada di dasar bumi, maka naikkanlah ke permukaan. Jika masih jauh, maka dekatkanlah. Jika sudah dekat, maka rapatkanlah. Bismillahirohmanirrohimm. Selamat bekerja, Suamiku.” Kemudian aku mencium pipinya sekilas, lalu berl
Hot Chapters