Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The endlessly

The endlessly

Ada sedikit olokan dalam ucapan Kenzo . Mirai merasa sedikit menyesal telah mengatakan keinginannya, dengan cemberut dia membalas ucapan Kenzo . " Aku masih 25 tahun, Paman. Jika kau ingin tau. Paman, kau memberiku susu hangat di pagi hari, hanya karena sedikit rasa pisang didalamnya lantas aku menjadi seorang gadis kecil. Tidakkah Pemikiran mu terlalu konyol, Paman."
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang endlessly
Read
+Library
KESEPIAN ABADI

KESEPIAN ABADI

, Aku mengerutkan kening, benar-benar tidak paham. "Saat aku keluar kamu sudah pingsan, dan…", Jawab Andira menggantung. "Dan apa?", Darah seperti mempompa jantungku lebih cepat, kenapa aku jadi berdebar mendengar penjelasan yang menggantung itu. Andira diam berfikir, aku benar-benar menunggu penjelasannya, sampai akhirnya dia berdiri dan menghadapku.
104.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 194 Beses bilang endlessly
Read
+Library
SENDIAKALA

SENDIAKALA

katanya pelan, “karena Tuhan selalu mempertemukanku dengan manusia-manusia baik di tengah ujian hidupku.” Ada nyeri halus yang menjalar di dadaku saat mendengar ucapannya. Nyeri yang bukan berasal dari kesedihan semata, melainkan dari kesadaran bahwa perempuan ini telah menjalani hidup dengan kehilangan yang terlalu banyak, namun tetap memilih untuk memberi. Dan untuk pertama kalinya aku mengerti, cinta Mbak Aiza bukanlah cinta yang menuntut untuk dimiliki, melainkan cinta yang tumbuh dari keberanian.
575 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang endlessly
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

"Lo bakal nyesel nolak gue tanpa tau kekayaan gue!" Joi berhenti lalu berbalik. "Orang kaya gak cuma lo aja kali, masih banyak sugar daddy!" Setelah itu, ia benar-benar berlalu dengan percaya diri. Bahkan rambutnya ia kibas ke samping dengan sengaja. FLASHBACK OFF "Nggak!" tegasnya, malas berlarut-larut dalam masalah tidak jelas. "Oke, lo bisa nggak, gue juga bisa."
7.53.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 88 Beses bilang endlessly
Read
+Library
Unforgettable

Unforgettable

Tatapan Brandon kosong, ia merasa seperti sudah tak ada harapan lagi untuk meraih Anna, ia tak ingin memaksakan perasaannya pada seorang perempuan yang jelas-jelas tak pernah menganggap serius usaha juga perasaannya selama ini. Apakah sudah cukup sampai sini dirinya dan Anna bertemu, apakah ini adalah akhir dari pertemuannya dengan Anna, semua hal yang mereka alami semata-mata memang akan pudar menjadi sebuah memori. Brandon benar-benar pasrah dengan keadaan saat ini. Rasanya Brandon ingin pergi saat ini juga ke tempat di mana tak ada seorang pun sama sekali untuk mencurahkan pikirannya.
1010.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 320 Beses bilang endlessly
Read
+Library
NEVER ENOUGH

NEVER ENOUGH

Siapa dia? "Van. Ayo keluar, sudah selesai nih" berlama-lama berdoa, bukan berarti betah dalam musholla kan? Itu Reza banget... Sukanya mandangin cewek-cewek belanja dan mengobservasi melalui belanjaan dari paperbag yang dibawa. "Van! Van!!" Devan yang berjalan keterusan menoleh kebelakang melihat Reza yang melambaikan tangannya untuk kembali.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 152 Beses bilang endlessly
Read
+Library
EVANESCENT

EVANESCENT

Sekalian apa, Ra? “Susah jelasinnya. Ceritanya panjang. Intinya, selagi aku masih baik-baik begini aku ingin sekalian mendengarkan segala hal yang ingin kamu sampaikan dan menyelesaikan tentang kita dulu. Tapi aku pesan satu hal sama kamu, Dan. Apapun responku nanti kamu harus melanjutkan pembicaraan sampai selesai. Meski keadaanku memburuk dan benar-benar memohon padamu untuk diam dan berhenti berbicara, tetap lanjutkanlah. Sungguh, aku masih mendengarmu hanya saja bagian dari diriku yang lain tidak menginginkannya. Bicaralah tentang kebahagiaan kita ketika masih bersama terlebih dahulu supaya aku bisa lebih siap mendengarkan. Baru kamu bisa masuk ke inti pembicaraan.”
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang endlessly
Read
+Library
KENDLEYRA

KENDLEYRA

“Kalau dikatakan gak suka mungkin tidak. Gue lebih ke arah gak sayang sama lo dan juga tidak memiliki rasa suka sama lo.” Hal yang Leyvira maksud itu bukan tidak suka karena benci, tapi lebih ke arah tidak mempunyai rasa suka yang melibatkan sebuah rasa sayang, karena untuk menjalin sebuah hubungan pacaran, maka sangat tidak mungkin kalau pacaran tanpa ada rasa sayang di dalamnya. “Tapi kenapa?” tanya Rendi lagi.
2.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 113 Beses bilang endlessly
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

"Itulah jawaban yang aku tunggu, Surya. Kau telah melampaui penciptamu. Sekarang, ambillah ini." Adnan memberikan sebuah cincin perak sederhana yang memiliki ukiran "Endless". "Ini adalah kunci menuju The Final Milestone (Tonggak Terakhir). Bab 100 tidak akan terjadi di sini, tapi di pusat dari segala sesuatu—tempat di mana kau akan mengukuhkan nama Wijaya sebagai hukum abadi semesta." Penaklukan Emosional: Sumpah di Bawah Pohon Kenangan
987 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang endlessly
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Dendam Part4 Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Mamah kembali sadar, namun Mamah teramat membuat aku dan Papah semakin khawatir. Mamah terus meracau dan menyebut-nyebut nama Alena, perasaan hati ini semakin tidak karuan. "Alena ..., Alena, jangan tinggalkan Mamah, Nak. Jangan ..., Mamah tidak kuat, tidak kuat jika harus kehilangan kamu, Nak."
1024.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 817 Beses bilang endlessly
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status