Mate
tanyaku sambil memiringkan kepalaku, soalnya si Om Wira ini fokus banget sama bukunya.
“Nggak. Cuma ngasih tau aja nama aku Wira.” jawabnya datar.
Aku mencibir kesal. Ku tinggalkan saja dia. Aku kembali ke tempat dudukku, lalu memutar lagu di playlist ponselku. Sedang enak-enaknya mendengarkan lagu sambil memandangi pemandangan senja yang memanjakan mata, perutku tiba-tiba berbunyi. Aku segera memeriksa ranselku. ‘Lho, kok nggak ada makanan?’ aku mencari-cari dompetku. ‘Lho, dompetku mana? Aduh aku harus gimana dong? Nggak ada pilihan lain, kayaknya aku minta tolong sama Om Wira aja apa ya?’
Hot Chapters