NODA
Hidup dengan jiwa yang mati.
Seringkali kata maaf dia sampaikan tak terduga. Dan yang lebih menyedihkan saat dia mengatakan kata-kata itu di akhir percintaan, dengan sorot mata sendu yang membuat kata-kata itu semakin menyedihkan untuk di dengar, seolah kami sedang berada di ujung perpisahan. Entah, benar atau tidak, itulah yang aku rasakan.
Maaf, maaf, dan maaf, itu-itu saja, seolah tahu apa yang akan terjadi esok hari, padaku. Ya, keluarga Ervan tak akan tinggal diam dan membiarkan aku melenggang bebas setelah semua yang terjadi.
Hot Chapters