Ketika Aku Memilih Dunia Gelap
Aku nyaris tak memejamkan mata semalaman. Gambaran-gambaran menjijikkan itu terus berputar di kepalaku. Apartemen itu bukan sekadar kotor, tempat itu telah dinodai. Harus dikosongkan sepenuhnya, difumigasi, bahkan kalau perlu, diusir segala setan yang sempat bersemayam di sana.
Keesokan paginya, ketika aku tengah mengatur tim keamanan untuk menyingkirkan secara paksa para penghuni yang tak diinginkan, sebuah kiriman tiba di suite-ku.