PASIEN NOMOR SEMBILAN
"Bukan gitu, Sya. Aku suka, kok. Lagian ngak benar-benar hilang, udah aku unggah di Facebo*k."
Unggah? Face book?
Allsya tidak mengerti dengan itu. Bahkan kosa katanya pun asing didengar. Apakah itu serupa tempat titipan yang dijaga serius sehingga terhindar dari kemungkinan hilang?
Namun, Allsya membiarkan kebingungann itu mendekam dalam kepalanya. Mau bertanya pun terlalu malu. Sama saja merendahkan diri di hadapan si pemuda kota itu, sudah tak dihargai lalu hilang harga diri yang selama ini selalu dijunjung tinggi? Oh, tidak! Pantang Allsya melakukannya.
인기 회차