OBSESI BARA
Laila tertawa, yang malah diikuti dengan yang.
"Hiks ... gue terharu, hiks---"
Tak!
"Jangan hiks, hiks! Jijik tau gak ngedengernya!" ujar Daniel merasa risih kala mendengar hal itu. Apaan coba hiks?
"Pokoknya, gue yakin, seyakin-yakinnya. Bahwa lo, pasti bakal dipertemukan dengan seseorang. Yah, seperti gue lah. Gua aja nikah karena dijodohin, tapi apa? Akhirnya gue jatuh cinta kan? Terus noh, si Revan. Lo tau kan dia tuh gak pernah jatuh cinta, sekalinya jatuh cinta malah sama singa betina yang sekali kena senggol langsung---"