Holiday to Wedding Day
Sudah tahu Batik kayak gitu pun, masih takut buat ngelepasin diri dari dia, entah kenapa?
Jadi Guys, di sinilah kami berada sekarang. Restoran paling mewah di Yogyakarta, dalam candle light dinner yang cukup menyeramkan bagiku, sungguh. Lihatlah, Aldert terus menerus memandang ke arahku. Hemmhhh, sepertinya dia bukan hanya usil dan arogan tetapi juga tidak punya rasa malu. Iya, kan? Ugh! Memangnya mereka mengundang aku ke sini hanya untuk dijadikan bahan tontonan saja? Ya ampun, aliran darah dalam tubuhku sampai tersendat-sendat rasanya.
"Hill, makan yang banyak, Hill?" Tante Ariane berpesan entah untuk yang ke berapa kalinya, "Mau tambah minuman?"
Hot Chapters