Fate Brings The Past
“Aku mau keluar, Ga.“
Raga langsung memasuki kembali dengan satu hentakan, wajah Yura memerah saat pria ini menjilati daun telinga seakan kelemahan wanita. “Hmmm … ah, buruan nanti Tian datang.“
“Yang dalam, Ga.“ Yura suka setiap gairah yang Raga berikan, dia seakan melupakan kebencian kepada pria ini, soal ranjang pria ini memang memuaskan, pantas Melisa sering menyebutnya penjahat kelamin.
“Sedikit lagi,” bisik Raga. Pria ini mempercepatkan gerakannya sambil meremas dua gunung kembar miliknya, lalu mengisap salah satu seperti bayi.
Hot Chapters