Terpaksa Menikah dengan Calon Mertua
ucap Aditya ketika kedua mempelai disuruh sungkeman.
“Coba sekali lagi kamu panggilan saya apa?” Kedua manik hitam lawan bicaranya melotot, menatap sang menantu yang tidak ada sopan-sopannya sama sekali.
“Lah, saya harus panggil apa, Wa?”
“Wa! Wa! Hargai saya sedikit lah, Dit. Saya ini ayahnya Ica dan Ica istri kamu. Otomatis kamu sudah menjadi menantu saya. Harusnya kamu panggil saya ayah. Jangan panggil Dewa terus. Kita tetep temenan tapi, posisi kamu sekarang ada di bawah saya. Kamu mantu, dan saya mertua. Panggil saya ayah atau saya suruh kamu tidur di luar nanti!”