Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nyonya Tak Bucin Lagi

Nyonya Tak Bucin Lagi

Lalu, Grace, mengamati kantor Messo. Tidak ada pajangan aneh, tidak ada dekorasi yang tidak cocok. Kantor Messo tidak mewah seperti kantor Reza. Desain kantor ini sangat standar. Ada furnitur yang elegan, lukisan berharga, peralatan teh yang Messo sukai dan lain-lain. Semuanya menunjukkan aura dewasa dan anggun. Seperti Messo, kantornya sangat sempurna. Dibandingkan dengan Grace yang gugup, Mia sangat leluasa.
9.6726.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.4K kali sebagai ff nc di meja kantor
Tampilkan Ulasan (202)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
siti fathonah
dari sekian banyak cerita novel yang saya baca, cuma novel ini yang saya baca berulang ulang, gak ngebosenin...tolong ya author ini cerita nya di selesaikan sampe happy ending, jangan digantung gini dong
Baca Semua Ulasan
Bukan Pewaris Biasa

Bukan Pewaris Biasa

pikir Juna. Ruangan itu begitu suram. Terlihat dari interior yang didominasi oleh warna abu-abu, hitam dan warna sejenisnya. Pemilihan furniturenya juga agak monoton dengan warna dindingnya. Tidak ada yang spesial dari hiasan dan interiornya. Namun, pandangan Dannis justru terpaku ke meja kantor Andika Kartanegara. Rapi, tidak ada berkas yang tergeletak di atasnya. Meja kayu berwarna coklat tua itu tampak sangat kuat. Namun seluruh laci mejanya terkunci semua. Hal itu membuat Dannis bertanya-tanya.
1055.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai ff nc di meja kantor
Baca
+Pustaka
DENDAM ANAK LELAKIKU

DENDAM ANAK LELAKIKU

Tapi yang membuat Raka heran, untuk apa Vanno melakukan itu? Sampai di lantai 2 ruko, Vanno sedikit kaget, ternyata ada puluhan orang yang sedang bekerja dengan laptop masing-masing di meja kerjanya. Ruang kantor ini bahkan lebih besar dari kantor pengacara Richard & Partners, tempat dimana dia bekerja, yang hanya terdiri dari belasan orang saja. Semua orang di lantai itu nampak tersenyum ramah saat melihat dia dan Raka muncul dari tangga.
1051.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai ff nc di meja kantor
Baca
+Pustaka
Reborn : Billionaire's Pet

Reborn : Billionaire's Pet

Tian meletakkan satu telapak tangannya di meja kerja yang terbuat dari kaca tebal kemudian mengetuk-ngetukkan jarinya di sana dan pandangannya tertuju pada jari-jarinya kemudian berucap, "Kenapa tidak ada sofa di ruanganmu?" Ruang kerja itu sepenuhnya didesain oleh orang suruhan Tian, Shashi hanya menyebutkan tema dan warna yang diinginkannya juga sekat kaca yang didesain mirip dengan studio mungilnya di Milan. Namun, tempat itu cukup nyaman menurutnya untuk bekerja dan sekedar beristirahat merenggangkan otot lehernya yang biasanya kaku karena menunduk cukup lama saat menghitung skala pada kain yang dipola lumayan melelahkan. "Aku tidak memerlukan sofa di sini."
1037.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ff nc di meja kantor
Baca
+Pustaka
Kembar Dua: Ayah Mengejar Ibu Kembali Ke Dekapan

Kembar Dua: Ayah Mengejar Ibu Kembali Ke Dekapan

Setelah sibuk sesaat, lantai satu ruang tamu pun berubah menjadi area kerja, lengkap dengan tiga meja kantor. Kennedy melihat-lihat ke sekeliling, sedikit mengernyit. "Nik, kamu bakal tinggal di sini. Apa bisa nyaman?" "Nggak masalah. Sekarang cuma aku dan Nana, nggak ada yang mengganggu. Lagian kalau tinggal di sini, aku bisa langsung kerja kapan saja. Hemat waktu juga." Nikki memang sudah bertekad sepenuhnya fokus pada karier. Cepat menghasilkan uang adalah kunci.
8.943.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai ff nc di meja kantor
Baca
+Pustaka
Boss Mafia, I Love You

Boss Mafia, I Love You

ujar Ace sebelum membuka pintu masuk ruangan Allen. Satu buah meja kerja bersama tempat duduk nyaman berwarna hitam dan satu stel kursi sofa berwarna abu-abu mengisi ruangan sang Bos Mafia di perusahaan ini. Setumpuk berkas sudah tersusun rapi disamping kiri meja dan segelas kopi hitam yang masih mengepul berada disamping kanannya. "Kamu mau kemana Ace?" tanya Allen saat melihat asistennya akan menutup pintu dan keluar dari ruangan dia.
9.9128.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai ff nc di meja kantor
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

"Masuk." Grace membuka pintu perlahan dan hati-hati, mendapati pucuk pimpinan CLD sedang menandatangani beberapa dokumen di balik meja. Baru ketika Grace melintasi setengah ruangan dengan nuansa coklat, pria itu mengangkat kepala dan menerima tumpukan kertas yang dibawa Grace. Kantor direktur itu masih sama mengagumkan seperti terakhir kali dia ke sana. Tidak semewah milik Marvel, tapi tetap elegan. Semua perabotannya seakan berada di tempat yang tepat dan berfungsi sesuai dengan baik. Ada satu set sofa berwarna gelap di salah satu sudutnya dan meja kerja di sudut lain, rapi dan terstruktur. Mata Grace memandangi deretan buku yang terletak di lemari samping meja kerja kayu ek, bertanya-tanya
1047.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 992 kali sebagai ff nc di meja kantor
Baca
+Pustaka
Asisten Tuan Angkuh

Asisten Tuan Angkuh

sontaknya antusias, "Kerjakan sekarang juga." "Ha? Sekarang?" "Apakah kau tuli?" gumam Nathan, dengan angkuh. "T-tidak. Sekarang juga saya akan ke kantor dan mengambil dokumennya," "Untuk apa. Aku akan kirim seseorang untuk mengantarkan dokumennya ke rumah," ******** Ruang luas dengan jejeran kursi melingkari sebuah meja kaca, aroma cerutu samar samar mulai menghilang. Semangkuk buah pengisi meja serta beberapa botol yang berjejer di rak sudut,
1015.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai ff nc di meja kantor
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

keluhnya begitu sadar tidak tahu letak meja kerjanya. Di ruangan itu ada tiga meja kerja. Selain meja yang tadi ditempati Hendra, ada dua lagi meja dengan ukuran lebih kecil. Ia mendekati kedua meja itu. Satu meja tampaknya ada penghuni, karena ada banyak file dan dokumen di atasnya. Sementara meja satu lagi, sepertinya kosong. Ia memutuskan meletakkan catatan di meja itu. Lalu duduk sebentar di kursi kerja yang terasa nyaman. “Tidak di sangka, kini aku kerja kantoran,” bisiknya dengan perasaan bangga.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai ff nc di meja kantor
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Presdir Posesif

Ranjang Panas Presdir Posesif

Falcone Corp, Lantai 10 Ruangan itu sunyi, hanya suara jam dinding yang berdetak pelan terdengar. Damian duduk di belakang meja kerjanya yang megah, namun wajahnya penuh tekanan. Di hadapannya, tumpukan berkas dan puluhan email masuk belum sempat ia buka. Direktur Utama perusahaannya, Nara, mengetuk pintu pelan lalu masuk sambil membawa tablet.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai ff nc di meja kantor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status