Acara Syukuran di Rumah Mertua
ucap Bu Leha dengan muka masam.
"Maaf, Bu, hari sudah mau petang. Lagi pula, banyak hal yang harus kami siapkan untuk pernikahan kami nanti," jelas Mas Kenzie.
Penjelasan dari Mas Kenzie barusan bagai sebilah pisau tajam yang menghunus ke dalam jantungku. Rasanya seperti terluka, tapi tak berdarah. Membuat dada ini sesak, seolah dipenuhi batu yang sulit untuk aku keluarkan. Lebih dari yang aku pikirkan, ternyata wanita itu bukan teman atau pacar Mas Kenzie, melainkan calon istrinya.
Hot Chapters