Dijatah Lima Juta
pinta Firman.
Aku menarik nafas panjang, sebelum akhirnya menghembuskannya pelan. Aku memutuskan bertanya langsung ke intinya. Ibarat kata orang-orang. Lebih baik bertengkar duluan, dari pada bertengkar belakangan. Lebih baik aku menanyakannya dari awal, dari pada belakangan, yang membuat rumah tanggaku tidak baik.
"Maksudku, apa uang lima juta itu, uang yang sama dengan membayar cicilan rumah? Lalu, untuk apa lagi uangnya?" tanyaku, bertanya dalam satu kali tarikan nafas.
Hot Chapters