Terjebak Mantra!
Teori ini merupakan epistimologi yang dicetuskan oleh filosof Inggris abad 17, John Locke, bahwa manusia yang lahir tak memiliki mental bawaan dari leluhurnya.
Dalam kehidupan nyata, teori ini juga tak sepenuhnya tepat. Di Jawa, pengaruh genetik dari orangtua justru dianggap berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. Bahkan, orang Jawa sangat perhatian dengan apa yang disebut rah ayu, darah yang ayu, artinya keturunan yang baik. Adapun roh ayu (ruh baik) dan reh ayu (kemulyaan) menjadi hak Gustialah.