Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Selalu bisa menggugah selera, kapan pun. Mbah putri memiliki sebuah filosofinya sendiri soal kopi. Jadi, biji kopi itu dikeringkan di bawah terik matahari selama beberapa hari, kemudian digoreng di atas cobek tanah liat sampai menjadi hitam. Setelahnya, baru ditumbuk menggunakan alu khusus, dibacakan sholawat Nabi, setelahnya baru bisa diseduh dengan air mendidih dan biarkan tanpa gula.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai filosofi kopi hitam
Baca
+Pustaka
Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Dilihatnya Niki, assistantnya tengah berdiri dihadapannya membawa segelas kopi yang Killian pesan. "Kopi Anda. Espresso, disangrai sampai gelap, triple shot, dengan gelas keramik hitam. Dipastikan sangat pahit dan mengembalikan konsentrasi Anda," jelas Niki dengan senyuman was-was, takut Killian memintanya pergi memesan kopi baru lagi hanya karena permukaan gelas ada sedikit bekas jari atau karena takaran air yang tidak sesuai tarakan dia inginkan.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai filosofi kopi hitam
Baca
+Pustaka
Sebelum Terlarang Untukku

Sebelum Terlarang Untukku

“Good. Keep it that way.” Gelap tak selalu kelam, buktinya kopi hitam yang manis dapat memberikan kejutan kepada raga yang mengantuk. Alia menyesap kopi hitamnya yang tersisa sambil duduk santai di bar. Matahari terlihat malu-malu mengintip di ufuk timur, melemparkan semburat keemasan yang membiru.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai filosofi kopi hitam
Baca
+Pustaka
Sopir Perkasaku, Hamili Aku

Sopir Perkasaku, Hamili Aku

Tatapannya perlahan bergerak ke cangkir kopi di depan Adrian. Masih hitam tanpa gula, tanpa krim. Persis seperti dulu. Dan sebelum sempat memikirkan ulang keputusan hidupnya, Nana sudah lebih dulu membuka mulut, "Kau masih suka kopi hitam?" Begitu kalimat itu keluar, Nana langsung ingin membenturkan kepalanya ke meja. Dari semua hal yang bisa ia katakan .... Kenapa harus kopi?
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai filosofi kopi hitam
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

“Mas Joko mau ngopi? Kopi hitam, Mas. Kopi tubruk asli, gulanya gula batu. Panas, kental, hitam. Bukan kopi sasetan encer kayak di kantor.” Mendengar tawaran itu, mata Joko langsung berbinar. Setelah ketegangan di ruangan Clarissa yang penuh tipu daya dan godaan, tawaran kopi sederhana dari seorang mandor jujur di tengah debu proyek terasa seperti tawaran surga. Ini adalah jenis interaksi yang ia rindukan. Jujur, sederhana, dan tanpa udang di balik batu. Tidak ada basa-basi, tidak ada keraguan.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 818 kali sebagai filosofi kopi hitam
Baca
+Pustaka
PLAYER

PLAYER

Pasalnya Filosofi Coffee—tempat yang ditunjuk Arla—memang berada paling depan, berbatasan langsung dengan area parkir dan jalan besar di depan gedung itu. “Tapi kamu belum boleh minum kopi, caffeine nggak bagus buat pemulihan tulangmu. Tadi ada yang jual jamu. Mau ke sana aja?” “Emang kamu mau beli jamu apa? Jamu kuat?” ledek Arla sambil melangkah lebih dulu memasuki Filosofi Coffee.
1038.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai filosofi kopi hitam
Baca
+Pustaka
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

Bau kayu cendana dan aroma kopi hitam yang baru diseduh kini bercampur, menciptakan atmosfer yang serius sekaligus intim. “Kopi hitam tanpa gula, sesuai permintaanmu, Uncle,” ucap Ivony sambil meletakkan cangkir porselen itu dengan hati-hati di sisi meja yang kosong. Damian tidak menoleh. Matanya masih terpaku pada barisan angka dan grafik yang rumit. “Letakkan saja di sana. Jangan pergi dulu.” Ivony yang sudah berbalik untuk keluar, terpaksa menghentikan langkahnya. Ia memutar tubuh dengan kening berkerut. “Ada apa lagi? Ini sudah hampir tengah malam. Aku perlu istirahat.”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai filosofi kopi hitam
Baca
+Pustaka
Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

"Kesukaanku itu kopi hitam." Dengan itu, dia memanggil pelayan dan memesan kopi hitam panas. Dia sejak dulu lebih suka kopi hitam. Bisa mengurangi bengkak, dan rasanya sangat adiktif. Alasan kenapa Hans berpikir dia suka latte ... Mungkin secara kebetulan, dia secara impulsif mencoba latte tertentu di hadapannya.
9.41.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.3K kali sebagai filosofi kopi hitam
Tampilkan Ulasan (88)
Baca
+Pustaka
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
enny amperawati
semakin membosankan alur ceritanya, persin cerita dalam sinetron untuk memperpanjang kontraknya dipakailah jalan cerita yang mbuletisasi, ceritanha jalan kemana mana, kenapa gak diselaisakan ceritanya sesuai judulnya.
Baca Semua Ulasan
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

tanya ku. "Ini kopi espresso," "Apa filosofi nya?" "Penggemar kopi espresso, menyukai pengalaman yang menjanjikan, keras, dan penuh tantangan. Biasanya, penggemar espresso adalah orang yang kreatif." "Brarti mas, kreatif dong." "Nggak, aku bukan pengemar espresso. Semua kopi aku suka." "Tapi, nggak mungkin dong nggak kreatif," tukas ku.
1070.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai filosofi kopi hitam
Baca
+Pustaka
Pesona Ibu Tiri Temanku

Pesona Ibu Tiri Temanku

"Apakah itu benar-benar mungkin?" Pukul delapan malam. Kafe Filosofi Kopi terletak di gang sempit kawasan Braga—tempat yang jarang dikunjungi mahasiswa karena harganya cukup mahal dan lokasinya tersembunyi. Kafe bergaya industrial dengan lampu temaram, musik jazz lembut, dan aroma kopi artisan yang pekat. Ting! Bel pintu berbunyi saat Gilbert masuk. Hanya ada tiga meja yang terisi—pasangan muda yang sedang berpacaran, seorang pria paruh baya membaca buku, dan di pojok paling belakang...
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai filosofi kopi hitam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status