Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

Aricha sangat menyukai kopi, selain aromanya yang enak alasan lainnya karena pesan gurunya. "Guru diniyah-ku pernah bilang, selama bau biji kopi masih tercium aromanya di mulut seseorang, maka selama itu pula malaikat akan beristighfar untuknya," katanya saat kutanyakan kenapa ia sangat suka minuman pahit itu. Begitu pula dengan kalung tasbih maupun gelang Kokka. Ia punya alasan sendiri.
109.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 197 Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Ipakita ang mga Review (10)
Read
+Library
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Basahin ang Lahat ng Review
Persimpangan Pilihan

Persimpangan Pilihan

Robby seakan sedang menjadi barista kopi yang paham betul dengan filosofinya. Bella terkekeh dengan menutup mulutnya. Cara tertawanya itu kembali menyihir Robby. Entah kenapa pertemuan mereka ini malah membuat Robby sendiri menyalah artikannya. Pertemuan ini bertujuan untuk meminta Bella membuat sebuah kue ulang tahun dengan berkedok agar Bella bisa bangkit dari masa lalunya. Terlihat berlebihan tidak? Entahlah. "Jadi, kamu paham banget sama filosofi per-kopi-an ini?" Bella sudah bisa memberhentikan tertawanya dan menyambung obrolan dengan Robby.
106.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 150 Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Read
+Library
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

“Kau tahu Nona? Apa yang paling berharga dari segelas wine yang di simpan selama beberapa tahun lamanya.” “Ya, sebuah kepercayaan. Kepercayaan yang layaknya bak kaca bersih dan sangat rapuh keberadaannya. Kaca itu dijaga sangat hati-hati, dirawat agar tak tersakiti. Namun …” Nona itu berhenti berkata, rasa-rasanya suaranya ketika berkata terdengar parau. Seperti terjadi sesuatu yang tidak diinginkan oleh semua wanita. Setelah menarik nafasnya dalam-dalam dan begitu pula menghunuskan cerutunya, Nona itu melanjutkan perkataannya. Kali ini agak berbeda, karena Nona itu menyimpan topinya, menatap Latisya yang berada di sebelahnya. “Astaga, tidak terduga. Dia begitu cantik ketika melepas topi yan
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Read
+Library
Aku Memilih Mencintaimu

Aku Memilih Mencintaimu

Baginya yang biasa berpikir logis, sangat sulit untuk mencerna isi buku yang penuh filososfi. Radinya sesekali menyeruput kopi dan memakan pocky stroberi. Dia tidak tahu kenapa dia ingin makan pahit dan manis di waktu bersamaan. Waktu terus berjalan dan tanpa sadar, matahari sudah meninggalkan tempatnya. ''permisi mas, kafenya mau tutup.'' ujar pelayan. ''baik, terima kasih'', ujar Radinya sambil membereskan bukunya.
3.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Read
+Library
(Not) A Queen

(Not) A Queen

Mungkin lebih tepatnya, Feris akan tetap menyimpan kenangan itu di sudut hatinya yang lain sebagai pengingat kalau dirinya pernah mengabdi sampai tuan putrinya tiada. Tak berapa lama kemudian, Lusi masuk ke ruangan itu. Dia membawa tiga cup styrofoam. “Maaf, aku agak lama. Aku membawa kopi susu yang masih hangat.” Ia meletakkan tiga cup styrofoam di meja. Kehadiran Lusi di ruangan ini adalah tanda ditutupnya obrolan penuh petuahn dari Bibi Lani.
1018.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 684 Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Read
+Library
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Segala hal ingin ia jelajahi. Saat ini mereka tengah ngafe-ngafe cantik di gerai kopi paling populer berlogo putri duyung bermahkota. Ya, Starbuck* adalah gerai kopi elit yang sering didatangi para eksekutif. Wanti menggandrungi tempat ini karena ia menyukai menu kopi hitamnya. Aromanya harum dan strong. Sementara Suri suka kalau sedang ada promo-promo saja.
1082.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Read
+Library
LALI

LALI

Dewa memberikan sebuah kesimpulan. Dewa memang pandai menjadi pujangga ketika sahabatnya sednag berada di masa-masa sulit. Harun melirik bangga pada sahabatnya ini. Kopi yang berpindah kepemilikan ini di serahkan pada Dewa. “Ini buat kamu, Wa,” “Karena kamu sudah baik banget denganku,” Harun menyerahkan kopi yang tinggal ampasnya. “Sial, ini kopiku, Run”
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 224 Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Read
+Library
Perempuan Bermahar Lima Miliar

Perempuan Bermahar Lima Miliar

PEREMPUAN BERMAHAR LIMA MILIAR Penulis : David Khanz Bagian (76) Episode : Filosopi Secangkir Kopi Hamizan membawakan dua cangkir kopi ke depan rumah, dimana saat itu Muzakir sedang duduk sendirian sambil mengawasi Fadlan dan Amara yang sedang bermain-main di taman. “Assalaamu’alaikum,” ucap Hamizan begitu mendekati sosok suami dari kakak iparnya tersebut.
95.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 109 Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Read
+Library
GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

"Sepertinya aku kenal pelaku perempuan di video itu, bukankah mereka salah satu model kopi beracun yang heboh itu?" Salah seorang Detergent Indonesia sepertinya masih ingat kalau Meri pernah jadi model di salah satu kafe terkenal dengan memegang cangkir berisi kopi Vietnam. "Selebgram gak ada Ahlak.Gue boikot produk endorse mereka."
9.3260.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.2K Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Read
+Library
Hamil Anak Bos

Hamil Anak Bos

Dewi menyundulkan kepalanya dari balik pintu. "Mas..." Alex hanya melirik sepintas ke arah Dewi, lalu kembali menatap kertas-kertas di hadapannya. Lelaki itu baru menoleh saat Dewi menaruh secangkir kopi di atas meja kerjanya. "Kopi, Mas." Dewi berinsiatif menyuguhkan kopi hitam yang biasa Alex minum saat di kantor. "Diminum dulu kopinya, Mas. Mumpung masih hangat," ujar Dewi sambil tersenyum.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 69 Beses bilang filosofi kopi dewi lestari
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status