Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MANT(en)AN

MANT(en)AN

Risna berjalan ke dapur untuk membuat secangkir kopi. Sebetulnya, alasanku menyukai kopi yang tak terlalu manis adalah karena aku tidak suka menggantungkan harapan pada kenyataan yang manis-manis. Yah, ini hanya filosofi abal-abal yang aku buat sendiri. Setidaknya, dengan menelan rasa pahit itu, aku berharap bisa terbiasa dengan semua kenyataan kelam yang ada.
103.3K viewsOn holdAdded to Library 126 Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

tanya ku. "Ini kopi espresso," "Apa filosofi nya?" "Penggemar kopi espresso, menyukai pengalaman yang menjanjikan, keras, dan penuh tantangan. Biasanya, penggemar espresso adalah orang yang kreatif." "Brarti mas, kreatif dong." "Nggak, aku bukan pengemar espresso. Semua kopi aku suka." "Tapi, nggak mungkin dong nggak kreatif," tukas ku.
1071.2K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
Bukan Wanita Impian Suamiku

Bukan Wanita Impian Suamiku

Aku tertawa kecil. “Tidak ada sesuatu yang tidak betah tanpa alasan,” ucapku sambil menyesap kopi yang sudah tidak panas lagi. “Seperti kopi ini. Sekarang sudah mulai dingin. Itu bukan karena sebelumnya tidak hangat. Tapi karena sebelumnya diabaikan.” Sengaja aku melontarkan kata-kata kiasan. Mmeberi tahu makhluk seperti di sampingku tidak cukup dengan kata, tapi dengan disertakan contoh yang mungkin bisa membukakan pikiran.
1034.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
Aku Memilih Mencintaimu

Aku Memilih Mencintaimu

Baginya yang biasa berpikir logis, sangat sulit untuk mencerna isi buku yang penuh filososfi. Radinya sesekali menyeruput kopi dan memakan pocky stroberi. Dia tidak tahu kenapa dia ingin makan pahit dan manis di waktu bersamaan. Waktu terus berjalan dan tanpa sadar, matahari sudah meninggalkan tempatnya. ''permisi mas, kafenya mau tutup.'' ujar pelayan. ''baik, terima kasih'', ujar Radinya sambil membereskan bukunya.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

Pasalnya Filosofi Coffee—tempat yang ditunjuk Arla—memang berada paling depan, berbatasan langsung dengan area parkir dan jalan besar di depan gedung itu. “Tapi kamu belum boleh minum kopi, caffeine nggak bagus buat pemulihan tulangmu. Tadi ada yang jual jamu. Mau ke sana aja?” “Emang kamu mau beli jamu apa? Jamu kuat?” ledek Arla sambil melangkah lebih dulu memasuki Filosofi Coffee.
1039.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
I Coffee You

I Coffee You

Mereka tidak ada yang tahu tentang tempat tersebut, kalaupun Kiki tahu lebih pada jika dirinya menyukai menu disana. “Mas pesan XCoffee buat kita?” tanya Kiki setelah memberi kode jika pekerjaannya akan dimulai. “Memang kenapa? Kopinya enak, aku belum menemukan kopi yang seenak ini.” Diego mengatakan dengan santai sambil meminum kopi miliknya. “Apa yang nggak enak buat kita kalau gratisan.” Kiki mengatakan dengan santai yang ditanggapi dengan suara tawa Diego “Mas, rapikan penampilan. Kalau mau cepat pulang, buruan berdiri.”
101.1K viewsCompletedAdded to Library 22 Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

tawarku pada Mas Ichsan . "Kok minum kopi?" tanyanya heran, melihat botol kopi kemasan di tanganku. "Iya, biar nggak ngantuk!" jawabku asal. Mas Ichsan menggeleng. Dia memang tak suka kopi. Nikotin dan caffein adalah caraku di masa lalu untuk menenangkan pikiran. Sangat berseberangan dengan Mas Ichsan yang sedari dulu terbiasa menjalani pola hidup sehat.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
Two Side

Two Side

Bell kecil di pintu masuk kafetaria berdenting, di saat yang bersamaan seorang pria menyapamu dengan ramah, “Yo, masih hidup, Kak? Kupikir udah bunuh diri lagi. Dari mana saja? Kenapa semalam tidak pulang?” “Hmm ... hanya pergi mencari udara segar.” Seolah tidak peduli, kamu melewatinya begitu saja—menghampiri meja pekerja. Tanpa basa-basi langsung mengenakan perlengkapan kerja, dan mulai meracik secangkir kopi hitam untuk dihirup perlahan. Seperti biasanya, secangkir kopi hitam selalu ditemani dengan makanan ringan terutama kacang-kacangan.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Komplotan ini dekat karena dulunya sama- sama pentolan basket sekolah. Karyawan Adrian meletakkan secangkir ristretto. Jenis kopi yang pengekstraknnya lebih singkat daripada espresso. Intensitas hasilnya juga tidak seberat espresso. Sandi hampir protes namun sebelum itu terjadi Adrian sudah lebih dulu membuka mulut. "Karena masalah hidup lo sepertinya lagi lumayan berat, jadi ini aja ya!" Tandasnya dengan jari telunjuk mengambang di udara tanda tak mau disangkal.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 421 Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
ISTRI BAYANGAN TUAN CEO

ISTRI BAYANGAN TUAN CEO

Aroma kopi menyeruak saat dia berhasil menggiling biji kopi dan menyeduhnya dengan air panas. "Sekarang katakan, ada tujuan apa kalian datang ke sini? Abang sudah dengar kalau kamu menghilang dari semalam Ra. Jadi tolong jangan ada yang ditutupi." Bang Baim berkata setelah meletakkan kopi yang mengeluarkan uap panas di atas meja.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as filosofi kopi singkat
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status