Gadis Lugu Penakluk Bos Galak
"Dasar kalian, ya, sahabat sendiri dipakai taruhan."
"Sudah ... sudah," peringat mamanya Syaif supaya percakapan mereka tidak semakin melebar. Lalu, perempuan paruh baya itu melirik calon menantunya. "Jadi, gimana, Fit? Baju ini sudah pas sama ukuranmu belum? Kalau di rasa kurang pas, kita bawa ke desainernya supaya diperbaiki."
"Biar aku lihat, Fit." Kiran memegang sang sahabat, lalu memutar tubuh Fitri supaya bisa dia lihat secara keseluruhan tampilannya.