Unexpected Life
Ia menepuk punggung tangan Nathan, agar ia bisa berjalan sendirian, tanpa perlu dibimbing seperti tadi.
“Tuan Franky.” Matilda mengusap bahu besannya sekilas.
Ia menatap Franky dengan sendu, “Saya tahu, kondisi ini sangat berat bagi keluarga kita berdua. Kita pernah sama—sama kehilangan. Tapi kita mampu bangkit untuk melanjutkan hidup. Maka dari itu, sekali lagi, mari kita bangkit bersama—sama demi cucu kita Kenzie Alexander.”