Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gelang Langit

Gelang Langit

Waktu seperti melambat. Rakasura berdiri di tengah lingkaran. Ia melepaskan bungkusan kecil yang selama ini tersimpan di dalam ransel. Satu demi satu, ia keluarkan lima fragmen: logam, kayu, air, tanah, dan napas. Kelima fragmen itu melayang perlahan di udara, mengitari tubuhnya. Masing-masing memancarkan cahaya samar dari unsur mereka—biru, hijau, kuning, merah, dan putih.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as fragments
Read
+Library
Ibu Kost yang menggoda

Ibu Kost yang menggoda

“Tanpa takut, kau tidak punya batas. Dan tanpa batas, kau hancur.” Ravika mau jawab, tapi tanah bergemuruh. Dari celah-celah retak muncul bayangan-bayangan kecil, bentuknya seperti Ravika versi mini, tapi abstrak—badan dari asap, wajah dari cahaya. “Mereka itu apa?” Ravika ngeri setengah mati tapi sok cool. Anak itu berkata tenang. “Fragmen lain. Bagian yang ikut terkubur bersamaku.”
6.1K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as fragments
Read
+Library
PEREMPUAN MILIK MORETTI

PEREMPUAN MILIK MORETTI

Lalu melepas. Julian melambat. Satu langkahnya selesai sedikit lebih lambat dari yang lain. Adriano tidak mengubah ritme. Jeda itu dibiarkan. Julian berhenti. Sedikit masuk dari garis lurus. Di depannya—rak tingkat tengah. Satu peti terbuka. Di dalamnya, tiga fragmen. Diletakkan terpisah. Garis ukirannya melingkar, terputus sebelum bertemu.
812 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as fragments
Read
+Library
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Suara itu adalah suara Kaelan dewasa. "Liam, dia tidak benar-benar mati," Elena menoleh dengan mata berbinar. "Jiwa Kaelan terpecah menjadi tujuh fragmen utama saat Reset Besar terjadi. Setiap fragmen mewakili satu aspek dari kemampuannya: Konstruksi, Logika, Emosi, Ruang, Waktu, Kehancuran, dan Penciptaan." "Jika kita bisa mengumpulkan semua fragmen itu... apakah kita bisa membawanya kembali?" tanya Liam dengan harapan yang meluap.
466 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as fragments
Read
+Library
Mr. Fragrant and Me

Mr. Fragrant and Me

“Kan aku udah bilang sama Mama aku gak sengaja. Lagian ini tuh gak parah – parah banget, Ma. Dia cuma pingsan. Palingan sore ini atau besok udah sadar.” “Dia syok Jevan! Dia itu trauma sama ruangan yang tadi kamu tunjukkin ke dia! Masih untung masih bisa diselamatkan. Kamu tuh dari dulu kebiasaan banget apa – apa diremehin. Alergi kamu sama banyak hal itu memangnya bisa diremehkan? Dia bisa mati, Jevan. Kamu sadar gak?” “Ma–“
102.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as fragments
Read
+Library
Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

Bayi itu tersenyum – tangan kecil menggenggam kristal – cahaya merah masuk ke dalam dada – bergabung dengan segitiga, membentuk segi-empat sempurna di dadanya. Kata keduabelas: “Lanjut.” --- Di menara, ruang kontrol. Fang Yu muncul – menatap layar rune merah besar: “FRAGMEN – EMPAT – HILANG.” Ia menekan meja – batu retak. “Tiga hari,” geramnya. “Tiga hari janji – tapi mereka ambil dalam dua hari.” Ia menoleh ke jendela – menatap kanal kota. “Baik. Kita kejar malam ini juga.”
812 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as fragments
Read
+Library
A Fragile Heart

A Fragile Heart

Verana terkejut dan memegangi dadanya untuk mengurangi detak jantung yang berpacu lebih cepat dari biasanya. “Cuma notif w*****d,” keluhnya sedih. Dari tadi dia menghubungi Josh tetapi nomornya tidak aktif dan mengirimi ratusan pesan yang mengancam. Siapa tahu Josh mau menikahinya. Siapa sangka, notifikasi dari ponselnya ternyata dari aplikasi w*****d. Dia kembali gusar setelah melihat ponselnya yang belum ada balasan dari Josh.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as fragments
Read
+Library
LEAK

LEAK

ucap lawannya dengan sorot mata yang tajam serta seringai yang tampak menakutkan. Lalu dengan entengnya ia membanting tubuh si kepala anjing ke lantai. Hingga memperdengarkan suara ledakan yang disertai serpihan-serpihan kecil keramik berwarna putih juga debu yang bertebaran di udara. "Bagaimana? Tidak sakit, bukan?" tanyanya sambil melepaskan cengkeraman. "Si-siapa k-kau se-benarnya?"
103.7K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as fragments
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

Dan ia tidak akan membiarkan hal itu terjadi begitu saja. Hani seolah tidak peduli dengan sakit yang menghujam tubuhnya. Ia sepertinya juga mengabaikan perih yang menerpa indera penglihatannya. Hanya Nayla yang dipikirkannya. Hanya bayang-bayang gadis kecil itu yang bergumul di benaknya. Dan setelah mengamati seluruh isi ruangan nan remang itu, ia menemukan sesuatu. Ada pecahan kaca yang tergeletak di sudut meja. Dengan tergopoh-gopoh ia bergerak dengan enam kaki. Sepasang kakinya sebagai pijakan dan empat kaki kursi sebagai tumpuan. Berjalan dengan menggeser badan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as fragments
Read
+Library
Puzzle Piece

Puzzle Piece

Bruukkk “…. Awwww!!” teriak Haykal merasakan tubuhnya yang kesakitan. Yap, suara barusan dihasilkan oleh Haykal yang terpeleset karena terinjak kulit bekas perasan lemon membuat tubuhnya terjun bebas di lantai dapur. Nasib spaghetti-nya? Tentu saja seperti yang dibayangkan. “Haykaaaallll….!!!” teriak Cita saat melihat apa yang terjadi dan mencoba untuk tidak naik darah.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as fragments
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status