Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ruang itu disebut Ruang Pemungut Narasi tempat setiap cerita yang pernah ditulis namun dibatalkan, dihapus, atau ditinggalkan sebelum sempat dihidupkan… tinggal dalam diam. Kalimat-kalimat menggantung di udara, seperti fragmen ingatan. Ada tokoh-tokoh yang hanya hidup di dua paragraf. Ada bab yang tak pernah selesai. Ada prolog yang tak punya tubuh cerita. Di tengah ruang itu berdiri sosok-sosok aneh: mereka menyebut diri mereka Pengumpul Fragmen. Tak bersuara, tapi mampu mendengar gema dari naskah yang pernah ditinggalkan. Mereka berjalan sambil membawa pena tanpa tinta, mengusap kalimat yang terlupakan dan menyimpannya dalam wadah kaca.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as naskah fragmen
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Di halaman pertama tertulis: “Fragmen di bawah hujan. Kisah yang tak selesai, karena penulisnya terbakar di tengah api yang ia nyalakan sendiri.” Aku mematung. Tulisan itu bukan milikku, tapi seolah menulis tentangku. Tentang kami. “Davin…” suaraku bergetar. “Ini bukan hanya naskah. Ini pesan.” Ia menatapku bingung. “Pesan untuk siapa?”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as naskah fragmen
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Di perbatasan antara Dimensi Kedua Belas dan dimensi-dimensi di bawahnya, mulai terkumpul The Forgotten Fragments (Fragmen yang Terlupakan). Ini adalah sisa-sisa dari realitas-realitas yang gagal—semesta yang pernah dihancurkan oleh kebencian atau ketidakpedulian di masa lalu sebelum Nuranipura bangkit. Mereka seperti hantu-hantu kegelapan yang mencoba menarik energi dari Dimensi Kedua Belas untuk menghidupkan kembali penderitaan lama mereka.
965 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as naskah fragmen
Read
+Library
Kontrak Cinta Sang CEO

Kontrak Cinta Sang CEO

“Aku cek sistem Sadiva seharusnya benar-benar padam. Tapi ada fragmen kecil... masih aktif di salah satu node memori.” Ayla menoleh cepat. “Maksudmu dia belum hilang sepenuhnya?” Reynard mengangguk ragu. “Fragmen itu kecil. Tapi aktif. Kayak sisa kode yang menempel di jaringan otak Nayaka. Mungkin itu yang bikin dia belum bangun.” Ayla berdiri. “Kalau fragmen itu mengganggu, bisa dihapus?” “Secara teknis, bisa. Tapi resikonya besar. Otaknya masih rapuh. Kalau aku salah sentuh sedikit aja, seluruh sistemnya bisa gagal permanen.”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as naskah fragmen
Read
+Library
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

“Sebelum kita melangkah lebih jauh, kau harus tahu apa yang kau bawa.” Wu Teng mengeluarkan fragmen giok hitam dari lipatan pakaiannya. Permukaannya gelap, namun ada kilau samar di kedalamannya, seperti bintang yang terkurung dalam malam. “Apa sebenarnya benda ini?” tanya Wu Teng pelan. Ling’er memandangnya serius. “Fragmen Pemutus Takdir.” “Nama yang dramatis.”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as naskah fragmen
Read
+Library
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Aku membaca punggung buku, judul-judulnya terukir begitu dangkal sehingga lebih seperti bekas luka daripada tulisan. Sebagian besar salah. Bukan salah. Tidak lengkap. Fragmen. Celah di mana seharusnya ada bagian utuh. Pengulangan di mana kontradiksi telah dihaluskan. Lagu-lagu direkam dengan bait yang hilang, bagian akhir diganti dengan catatan kaki yang mengatakan hal-hal seperti interpretasi diperdebatkan atau hanya simbolis. Seseorang bekerja keras untuk memastikan tidak ada yang bisa dibaca secara langsung di sini.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as naskah fragmen
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Setiap halaman berisi fragmen kehidupan: rumah, tawa, hujan, tangan yang menggenggam, ciuman di malam terakhir. Dan di setiap fragmen itu, ada jejak kami berdua, tersenyum, menulis, hidup. Kami tidak lagi menjadi tokoh utama, tapi menjadi bagian dari teks yang terus tumbuh. Dunia sedang bermimpi tentang kami, dan dalam mimpinya, kami tidak pernah benar-benar pergi. Aku menutup mata. Dalam kegelapan yang lembut, aku mendengar suara pena menulis perlahan.
817 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as naskah fragmen
Read
+Library
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

"Lapor kepada Pengamat... Fragmen pertama telah diamankan oleh target. Biarkan mereka mengumpulkan fragmen-fragmen berikutnya. Semakin banyak yang mereka kumpulkan, semakin mudah bagi kita untuk melakukan 'Format Ulang' total saat mereka semua terkumpul di satu tempat." Elena dan Liam kembali ke kapal mereka, membawa beban baru di pundak mereka. Satu fragmen berhasil diamankan, namun ada enam lagi yang tersebar di tempat-tempat yang lebih berbahaya. Dan setiap fragmen memiliki ujiannya sendiri yang akan mengikis kemanusiaan mereka.
626 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as naskah fragmen
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Apa pun fragmen itu, ia adalah pintu menuju bahaya yang jauh lebih besar. Gerry menggaruk kepala. “Oke, serius, aku nggak suka cara fragmen itu ngeliatin kita. Kayak… kucing lapar yang ngeliat ikan.” Risa menggigil. “Bara… aku takut. Benda itu… berbeda.” Bara menatap fragmen itu dengan mata serius. “Ya. Berbeda. Dan jawabannya… ada di baliknya.” Senyumnya muncul lagi, kali ini lebih tipis. “Sepertinya, petualangan kita baru saja dimulai.”
1.5K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as naskah fragmen
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Folder bernama “RasDraft_2022” terbuka. Di dalamnya ada tiga puluh satu dokumen. Sebagian hanya draf kasar, sebagian lain narasi utuh dengan catatan kaki dan sketsa visual. Dan di antara semua itu, Alma mencari satu file: “Tentang yang Tak Tersisa.docx”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as naskah fragmen
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status