Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ANNORA

ANNORA

"Maksudnya, dia sadboy yang berkedok playboy gitu?" Gotcha! Ucapan Farrel seratus persen benar adanya. Membuat Gema seketika ingin menghilangkan Lea dari bumi. Yang dimaksud Lea adalah Manda, Lea memang sedekat itu dengan Gema, karena mempunyai nasib yang tak jauh berbeda, membuat mereka terbuka satu sama lain. Devan dan Farrel menyipitkan matanya kearah Gema. Menuntut penjelasan dari cowok yang sedang meminum americano nya santai itu.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
Amanda

Amanda

“Apaan, sih! Mau tahu aja.” “Kamu kayak gadis remaja yang lagi dimabuk asmara, Manda. Lihat tuh, pipimu memerah kayak kepiting rebus. Hahaha….” “Masa, sih?” sahut Amanda tak percaya. Dia lalu bangkit berdiri untuk meraih cermin kecil di atas meja. Secepat kilat, Fanny berhasil merebut ponsel sahabatnya itu. Amanda sontak berteriak, “Kembalikan ponselku, Fan!”
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
ZahFad

ZahFad

Ia mecoba mencari ke sekitar kamar asrama tetapi hasilnya nihil. "Mungkin dia sudah duluan ke masjid," pikirnya lagi. Marisa bersiap-siap hendak ke masjid untuk shalat subuh. Setelah siap, ia pergi seraya mencari keberadaan Zahra. Sesampainya di masjid, ia bertanya kepada seseorang bernama Rita. "Hey, Rita. Kamu tadi lihat Zahra nggak?" Rita menoleh dan berkata, "Aku nggak lihat Zahra tuh. Emangnya kenapa?"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

Para dayang-dayang gadis yang Nadira kenal sebagai Amira --kang bully-- itu tertawa bahagia. Nadira tidak suka, terbukti dengan tangannya yang terkepal. Saat hendak melangkah, tangannya di cekal oleh Farid --kakak kelasnya-- "Mau ke mana, lu?" tanyanya mendongak, menatap Nadira yang berdiri. Nadira menoleh, wajahnya datar ketika melirik tangannya yang dicekal dan wajah Farid. "Mau ke sana, lepasin, bang," pintanya serius.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
Frada : Gadis Terbuang

Frada : Gadis Terbuang

“Tapi aku bisa melewatinya dan bertahan hingga saat ini.” “Itu karena kamu adalah Frada Adelia yang kuat!” Frada mengenyit dengan nama itu. Namun, ia tak menanggapinya lebih lanjut. Frada hanya semakin membenamkan wajahnya pada pundah Yumna yang harum. Entah apa nama parfumnya, Frada juga ingin mengenakannya. [Apa kalian sudah melupakan keberadaanku?] Ghina memakai bahasa prancis dengan jengkel. Dari matanya bisa terlihat ke-irian yang memancar begitu saja. Fafa itu juga sahabatnya, tau!
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
TERAPIS MUDA SANG NYONYA

TERAPIS MUDA SANG NYONYA

Gedung pencakar langit megah, ya inilah perusahaan Fred yang ia bangun bersama namun karena kelicikan Fred perusahaan itu menjadi milik pria licik itu sepenuhnya. "Nyonya apa kabar? Lama sekali kita tidak berjumpa," perempuan itu tersenyum begitu remeh menerima kedatangan Silvia. "Diam Selena, di mana Tuanmu?!" "Siapa Tuanku, mungkin yang kau maksud Suamiku, hemm?" Perempuan muda itu tersenyum mengejek. "Apa?! Suamimu? Jadi benar, kau dan Fred berkhianat dibelakangku, bahkan pada saat kami belum bercerai?"
10.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Sang CEO

Gairah Cinta Sang CEO

Ia tahu betul kalau Dirga nggak akan datang ke barnya kalau nggak ada masalah yang bener-bener berat. "Oke, siap," kata Fredi sambil mulai meracik minuman. "Tapi inget, jangan sampe lo mabok dan bikin onar di sini." Dirga mendengus. "Santai aja, Fred. Gue cuma mau ngilangin stress." Fredi menyodorkan segelas minuman berwarna gelap ke hadapan Dirga. "Nih, coba ini. Dijamin langsung bikin lo lupa sama semua masalah lo."
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
CHAYYARA

CHAYYARA

tanya Fredy. "Gue hampir tidur sama Feranda." Fredy melotot tajam ke arah Armor, "Lo gila?!" sentak Fredy. Hilang sudah sikap sopan santunnya jika topik pembicaraan mereka mengarah kepada masalah pribadi. "Gue—”
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
Jadi Ratu Usai Ditalak

Jadi Ratu Usai Ditalak

kataku kepada Arfan. “Eh, jangan repot-repot. Kan, kita mau keluar?” Mas Fredy yang memiliki wajah berbentuk oval dengan bulu-bulu halus di pipi dan dagu tersebut melambaikan tangan kanannya di depan wajahku. Namun, aku sama sekali tidak ilfeel terhadap gerakan yang bagi sebagian orang ‘ngondek’ tersebut.
19.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 674 kali sebagai freda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status