Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAAF

MAAF

Meski rasanya sangat terasingkan di keluarganya sendiri, Yuni tidak mengeluh sedikit pun karena memang seperti itulah isi perjanjian itu, tidak saling mencampuri urusan satu sama lain. “Yuk ke mall, aku mau beli tas, mumpung ada diskon.” ajak Ratih, memang hari ini ada jam kosong, jadi mereka bisa pulang lebih awal. “Tapi aku gak beli ya, tasku masih bagus kayaknya.” Yuni memperhatikan tasnya, dia adalah tipe gadis yang
103.5K viewsOn holdIdinagdag sa Library 119 Beses bilang freely
Read
+Library
FEMININ

FEMININ

Cengkeramannya dilepas. Melihat Femi dari atas kepala sampai bawah ujung kaki. Tubuh Femi proposional dengan lekukan tubuh yang menambah gairah. Kulitnya putih bersih dan rambutnya lurus terurai "Ok, kalau gitu Lo jadi cewe pemuas nafsu gue. Lo tinggal disini, sampai gue bosan. Apa Lo mau?" Kali ini Jee yang memberikan Femi penawaran
4.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 173 Beses bilang freely
Read
+Library
Bukan Pembantu Gratisan

Bukan Pembantu Gratisan

Yati heran kenapa Mas Arjuna sudah bebas? saat lagi bengong di kamar sendirian pesan chat dari Ibrahim masuk. [Assalamualaikum, Yati.] [Waalaikumsalam.] [Besok Minggu boleh saya ajak kamu jalan?] [Ke mana?] [makan ice cream?] Ibrahim membalas cepat. [Saya tanya Ibu saya dulu, ya.ya[ [Atau saya ke rumah kamu boleh?] [Saya tanya Ibu dulu.]
1013.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 360 Beses bilang freely
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthuseres6
Kesya menatap pantulan dirinya di dalam cermin, entah kenapa ada keinginan kuat dalam drinya untuk tak lagi mempertontonkan seluruh tubuhnya di hadapan semua orang. "Aku makan gratis selama sebulan, aku menang dalam taruhan kita." Adrian berujar tiba-tiba dan langsung membuyarkan lamunan Kesya. Dia sudah tahu hubungan Kesya dengan Sean, awalnya rasa sakit tak bisa ditolak mendengar kenyataan pahit bahwa cintanya tak terbalas, tapi demi kebahagiaan Kesya dia rela menekan rasa itu menyembunyikan di ulu hatinya. "Jangan di tempat mahal, aku bukan ratu Elisabet yang punya segudang uang." Kesya menimpali perkataan Adrian memberi peringatan yang ultimatum padanya.
9.911.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 224 Beses bilang freely
Read
+Library
MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

BUKK Saking kagetnya, meleyotlah kaki Jazlan, hingga ia pun terduduk kembali, sambil berteriak, “AMPUN.. MAAFKAN MASUK TANPA IJIN. TOLONG JANGAN DIGANGGU LAGI!” “Eh, dia kenapa?” tanya sosok yang ternyata adalah seorang pendaki ‘yang sebelumnya terlibat pertengkaran memperebutkan sebotol air.’ Riki hanya mengangkat bahunya, tanda ia sendiri pun tidak tahu apa yang sedang Jazlan lakukan. Sementara Jazlan masih menggerak-gerakkan tangannya, meminta maaf, entah kepada siapa.
1010.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 386 Beses bilang freely
Read
+Library
Happier

Happier

Hailee tertawa miris mendengarnya. Shawn terkenal dalam aspek lain, pikir Hailee. QUARTERBACK Di Tim Football, Forward Di Tim Basket, Raja Pesta Dansa Homecoming. Tulang rahangnya yang seolah terpahat. Bagaimana dia bisa membuatmu menitikan air mata ketika menyanyikan 'If I could Fly' "Shut up!!" Shawn membuka suara nya kesal. Saat dirinya sedang tenang-tenang nya diam kedua Setan di depan nya itu masih saja tak bosan untuk menggoda nya.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang freely
Read
+Library
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesririciri
Dengan caranya yang lucu dan berbicara seperti anak berusia delapan tahun lainnya, Anna mengatakan itu seperti berenang dalam aliran sihir. Sekarang setelah ia berusia dua belas tahun, ia akan segera bisa menyalurkan bakat tersebut, seperti menyalakan keran. Itulah sebabnya Ben serta Myra sangat bahagia akhir-akhir ini. Anna akan menjadi kuat. Ia dapat memiliki masa depan yang nyata, yang tidak bergantung pada farmasi yang tidak memiliki masa depan yang jelas.
Sikat na Kabanata
105.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 117 Beses bilang freely
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

kata Yasa dan berjalan meninggalkan Speranza. Speranza terdiam, dia berlari menghampiri Yasa dan berusaha untuk membujuknya. "Yasa, aku minta maaf, aku hanya bercanda tolong jangan marah," ujar Speranza tulus. Yasa sama sekali tidak memperdulikan Speranza. Dia terus berjalan tanpa menoleh kearah Speranza. "Baiklah, kau ingin bermain apa? Aku akan mengikuti mu tanpa membantah. Aku janji, tapi kau jangan marah lagi kepadaku," bujuk Speranza membuat Yasa tersenyum.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang freely
Read
+Library
Kontrak dan Kebebasan

Kontrak dan Kebebasan

Aku mengangkat tangan, dan menyentuhnya perlahan. Ujung jariku merasakan sesuatu yang lengket dan hangat. Kupandang jariku, di bawah cahaya temaram lampu gerbang, merah pekat itu tampak begitu menyala. Biarlah. Biarkan mengalir. Biarkan ini menjadi pembayaran terakhir dari hutang keluargaku. 'Mulai hari ini, Alexander Valendra, kita impas.'
10.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 400 Beses bilang freely
Read
+Library
LEAK

LEAK

tanya sosok itu tanpa basa-basi sambil tersenyum. "Kebaikan? Itu bukan kebaikan, tapi merampas hak kami. Seakan-akan kami tidak diberi kebebasan lagi di sekolah ini." Tanpa diduga sama sekali, Gayatri yang lebih dulu menjawab pertanyaan itu. Walau suaranya sedikit bergetar. Tapi terdengar sangat jelas dan tegas. Tanpa ada keraguan sama sekali.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 123 Beses bilang freely
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status