Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
UNFINISHED PAST

UNFINISHED PAST

"Makasih infonya ya Bi, aku pikir aku gak akan tau, karna ini adalah masa lalunya Mas Arsen. Tapi, meski sakit, aku ingin mengenal Mas Arsen lebih jauh walau dengan mengarungi masa lalunya." "Ingat Non, Non mungkin tidak ada di masa lalunya Den Arsen, tapi Non Yasmin adalah masa depannya. Sebelum pergi, jangan lupa untuk berpamitan sama Den Arsen ya." ucap Bi Narti yang membuat Yasmin tersenyum sekaligus bingung. "Tapi Bi, aku malu." "Ehh ... gak usah malu apalagi takut, Non kan istri sah, tunjukkin kalo Non masa depannya Den Arsen."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
Thousand Years

Thousand Years

Berlaku hari ini. Demikian pengumuman yang dibaca Vinia. Matanya berbinar secerah cahaya matahari. Baginya itu seperti menemukan harta Karun. Jelas saja ia tidak melewatkan kesempatan itu. ”Ini kesempatan untuk aku. Penulis masa depan aku datang.” Ia berbicara kegirangan dan berlari ke kamarnya. Setelah selesai membersihkan diri dan sedikit berdandan, ia keluar dari kamar membawa sekumpulan kertas yang di kliping di tangannya.
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
Killer from the future

Killer from the future

"Apa kau ingin dibunuh oleh mereka? Jika ingin hidup, maka cepat buka pakaianmu!" Karena Reon terus memaksa, Viara akhirnya menampar pria itu dengan cukup keras. "Kau ini ...!" geram Reon kesal sambil memegang pipinya yang memerah. "Apa kau mengira aku tertarik melihat tubuhmu itu? Ingatlah, aku berasal dari masa depan. Di masaku itu, kau mungkin sudah menjadi nenek-nenek." "Itu di masa depan, tapi saat ini tentu berbeda!" sahut Viara sambil tetap memeluk erat tubuhnya sendiri.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
From The Past

From The Past

cukup dengan kata simple itu, membuat Kai terdiam pasrah. "Nah, itu dia, Pak!" ucap Soya akhirnya menunjuk pada sebuah toko dengan pajangan papan tulisan yang terletak di depannya. Tulisan tersebut terbaca oleh Kai dengan kalimat "Your House Will Be Beautiful" "Kamu yakin akan membeli itu untuk mama?" tanya Kai. "Yakin dong, Pak." "Tapi di rumah semua peralatan sudah lengkap loh," kata Kai. "Iyaps, saya tahu, Pak. Karena itu, ayo kita masuk ke dalam dan lihat apa yang ada di sana," ucap Soya sembari pergi lebih dulu meinggalkan bosnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
Perfect Love

Perfect Love

'Flasback Off' "Kepergiaanku ini tidak terburu-buru ... Hanya aku saja yang tidak memberitahukannya padamu lebih awal. Aku minta maaf ... Mungkin aku takkan kembali." 'Flashback On' 'Aaaaak!' teriak Eva kecewa. Ia berlutut di atas badan jalan sambil menangis terisak-isak. Hujan yang begitu lebat membasahi tubuhnya, tapi ia berdiam diri dengan meratapi kesedihannya. Seakan-akan ia tak sanggup melewati hari-harinya tanpa kehadiran Rendra di sisinya. 'Tak bisakah kamu tetap tinggal'
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
Perfect CEO

Perfect CEO

Berlian semakin tenggelam dalam alunan gemericik air yang merdu, napas gadis itu lambat laun teratur. "Tidak ada manusia yang harus sempurna melakukan sesuatu. Rasa perfectionist hanya timbul pada orang-orang yang butuh pengakuan. Kamu mau diakui orang lain hebat, kamu yang akan lelah, kamu yang akan capek, merasa frustasi kala kamu tidak bisa sempurna. Padahal kamu bisa bahagia dengan diri kamu sendiri." "Bangkit, Berlian. Keluar dari segala kesempurnaan yang harus kamu lakukan!"
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Akhirnya, Dia bernafas lega karena memang tidak mengidap penyakit asma. Simple future tense adalah tenses yang digunakan untuk menyatakan kejadian yang akan datang. Pattern-nya yaitu subjek + Will +Verb1 (kata kerja), keterangan waktunya menggunakan tomorrow (besok). Contohnya : I will wait you tomorrow (aku akan menunggumu besok). Sa’at mahasiswa mulai bisu karena fokus belajar, Mr. Madi ngelempar pertanyaan. “Ada yang tahu cara membaca He will kalau disingkat (He’ll) ???”
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
Unperfect Marriage

Unperfect Marriage

“Aku akan pulang dan jangan pergi sampai aku datang. Kita akan membicarakan ini. Jangan mengatakan apapun lagi, aku tidak ingin mendengarnya.” “T-tapi ....” Hasbi menutup percakapan dengan mematikan ponselnya lebih dulu. Dia kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. *** “Hasbi!” Seperkian detik Hasbi membeku di tempat, lalu badannya berbalik sembari mengepalkan kedua tangannya. Dia hapal, itu suara khas milik Irasya yang dulu adalah favoritnya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
Perfect Arranged Marriage

Perfect Arranged Marriage

Ia tidak mau kulitnya jadi berkerut keriput karena terendam air, bisa-bisa Yudhis akan mengoloknya lagi dengan nama ajaib. Menatap tak minat pada sebuah kotak pemberian Beatrice, Kiran hanya mengambil jubah tidurnya saja. Yang benar saja, bahkan jika ia mengenakan lingerie itu tidak ada bedanya dengan telanjang. Meskipun Yudhis mengatakan bahwa ia tidak bernafsu melihat Kiran, juga tenggat waktu empat atau lima tahun lagi yang Yudhis ucapkan, tidak ada yang bisa menjamin jika pria itu tidak terangsang saat tidur bersama dengan dirinya dan kulit mereka bersentuhan, lalu terjadilah pemerkosaan dalam rumah tangga yang masih dianggap sebagai lelucon bagi sebagian banyak orang. "Ma, aku capek seh
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
Pernikahanku yang Sempurna

Pernikahanku yang Sempurna

Namun, dia yang hanya memikirkan agar bisa merebut hati ustadz tampan itu juga belum tahu cara mengatasi jika akan menemui akhir tak terduga nantinya. “Kalau kamu yang jatuh cinta sama dia?” Axel kembali bertanya seolah tanpa puas-puas. “Enggaklah! Mustahil! Cowok cupu begitu bukan kriteriaku!” sanggah Cindy. “Jangan terlalu memaksakan diri, Cind.” Axel memandang sayu wanita di depannya. Dia memang cukup merasakan tekad dan kebenaran dari ucapan itu, tapi dia pun cukup menyadari tak ada masa depan yang dapat ditebak oleh manusia. Semuanya seperti misteri, dan akan selalu berubah.
898 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai future perfect
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status