A HOME FOR REI
Nara menatap pelayan setia yang mata dan bibirnya tersenyum, "apa yang kau harapkan, Iori?"
"Tidak ada, Nona besar."
Nara menatap Iori beberapa lama sampai ia menatap berkas dalam pangkuan, "kenapa mereka hanya memberinya nama Rei?"
"Setidaknya anak itu memiliki nama untuk dipanggil, Nona." Nara menghembuskan nafasnya sedikit lebih keras, "bagaimana dengan wanita itu?"
Iori berpikir sejenak, "setelah mengganti nomer telepon, ia dan suaminya tetap mengurus liburan bulan madu mereka ke Asia."
Bab Populer