Ah! Enak Mas Dokter
"Kalau kalian merasa syaratnya berat, kalian harus tahu berapa gaji bekerja denganku."
"Gaji perbulan hanya untuk karyawan biasa, di atas UMR Kota. Dan gaji sesuai jabatan, pasti lebih besar lagi."
Andi tersenyum simpul. Selesai memposting penjelasan, ia memasukkan ponsel ke dalam saku jas hitamnya.
"Andi yang dulu karyawan, sekarang sudah menjadi Bos Besar," tawanya menggema.
Selesai bersiap-siap, Andi keluar dari rumah dan masuk ke mobil pemberian Anggun. Ia melajukan mobil dengan percaya diri menuju kantor yang sudah diresmikan.