BARA CINTA TERLARANG
Aku membuka lemari pakaian yang hanya terdiri dari beberapa gaun, itupun yang aku bawa dari Indonesia dua tahun lalu.
Aku melihat dres batik sederhana tanpa lengan. Panjangnya jatuh di bawah lutut, terlihat sopan . Aku mencobanya, masih pas di tubuhku, dulu waktu pakai ada sisa ruang sedikit, ini terlihat pas, membentuk tubuhku. Aku tersenyum di cermin, cukup puas lalu mengkhayal akan menggelung rambutku dengan sirkam, memberi kesan anggun.Tinggal sepatu, ada sepatu tumit tinggi, hmm.. cocok dengan gaun batikku dan tas jinjing , hadiah dari profesor ketika aku lulus S2.
Karena gembira, aku makan burger, minum juice apel dan kripik kentang. Setelahnya aku membaringkan diriku mengkhayal pesta
Hot Chapters