Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengejar Cinta Nona WO

Mengejar Cinta Nona WO

"Nggak tahu. Nggak ada kartu ucapan." Aku menerima buket bunga itu dan membawanya ke meja kerjaku. Bunga-bunga itu sangat indah dan harum. Ada mawar merah, lily putih, dan beberapa jenis bunga lain yang nggak aku kenal. Saat sedang mengagumi bunga-bunga itu, aku melihat ada sebuah amplop kecil terselip di antara tangkai bunga. Aku mengambil amplop itu dan membukanya.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

ucapnya dengan menyerahkan buket kecil itu kepadaku. Aku tertawa, dan terpaksa menerima, mengingat begitu dia mengupayakannya. *** Di dalam kamar, mata ini tidak lepas dari buket bunga yang mayoritas berisi bunga berwarna putih. Itu mawar putih, aku sering mendapati karena itu bunga kesukaan Mama. Terlihat cantik dengan diselingi bunga putih kecil-kecil, yang ditangkup dengan daun hijau di sekelilingnya.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.1K kali sebagai gambar buket bunga asli
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Badboy yang Harus Aku Taklukan

Badboy yang Harus Aku Taklukan

gumam Esther. Kemudian perhatian Esther mulai meneliti bunga yang ada dipelukannya. Buket tersebut berisi enam mawar marah yang dirangkai di tengah dengan enam tangkai hyacinth ungu yang disebar mengelilinginya, selebihnya ada lima puluh lebih tangkai bunga daffodil putih yang memberikan kesan lembut sekaligus mewah pada buket tersebut. Makanya ukuran buketnya begitu besar dan nyaris dipeluk. Esther mendekatkan hidungnya pada buket tersebut.
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Pengantin Dari Sebuah Tragedi

Pengantin Dari Sebuah Tragedi

“Yang paling cantik dan segar, ya.” Bella mengangguk cepat, segera bergerak merangkai buket sesuai permintaan. Tangannya terampil memilih batang-batang bunga terbaik. Dalam beberapa menit, terbentuklah sebuah buket indah berisi lima belas tangkai mawar putih sesuai permintaan Ananya. Ananta menerima buket itu, menghirup aroma lembutnya sejenak sebelum mengeluarkan kartu kecil dari saku jasnya.
1033.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 928 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
The Demon's Bride

The Demon's Bride

gumam Valleya sembari memegangi dada, lalu menjauhi buket bunga yang nyaris dia ambil dari atas lantai beranda. Bibi Ema hanya memandang Valleya dengan tatapan tidak senang, namun matanya beralih ke arah buket bunga yang memancarkan warna-warni cahaya ke segala arah, bagaikan permata yang dipajang di bawah sinar lampu seperti pameran dalam museum kerajaan. “Benda apa itu?” tanya Bibi Ema dengan mata melotot ke arah bunga-bunga indah tersebut.
1012.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

"Apakah ini palsu? Tapi kelihatannya asli." "Ini bunga persik asli," jelas sang penjual. "Kamu bisa melihatnya lebih dekat jika kamu tidak percaya padaku. Baunya juga harum! Kami merawatnya dengan cara khusus agar mekar di bulan Januari, jadi harganya sedikit lebih mahal." Avery tidak menanyakan harganya dan hanya memeriksa pohon itu. "Aku pikir ini asli." Dia berbalik untuk melihat Ivy. "Jika kamu menyukainya, kita akan membelinya."
9.54.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123.9K kali sebagai gambar buket bunga asli
Tampilkan Ulasan (1744)
Baca
+Pustaka
Desy Tri Artika
dan yang ke 3. rosalie pas tau hayden anak elliot kesenangan bgt dan bilang cucuku cucuku....kek nya kalo elliot anak yg ditukar ga bakal se senang it pas tau hasil tes hayden... jadi dugaan ku sementara adlaah elliot anak rosalie dan nathan white
neli sinaga
bagaimana ini??? sudah lama saya menunggu selanjutnya karna sibuk beberapa hari ini GK sempat cek. baru ini saya cek dgn semangat nonton iklan dulu biar bisa pakai bonus lagi.eh taunya hanya baca 1 Bab TAMAT. kesel tauu...kayak dipaksakan tamat,GK seru...padahal menurut cerita masih lumayan panjang.
Baca Semua Ulasan
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Ia menyerahkan buket bunga itu pada Arsya. “Maksudnya?” tanya Arsya heran seraya memandang buket cantik di tangannya. Ia belum ada memesan. “Bunga itu baru saya rangkai pagi tadi dan belum ada pemiliknya. Dilihat dari wajah Anda, sepertinya bunga itu yang Anda cari. Itu adalah bunga mawar merah muda dan azalea merah muda yang melambangkan feminin, simbol kesuburan dan rasa sayang seorang ibu. Sangat cocok untuk wanita yang sedang mengandung anak Anda. Silakan dibawa. Saya akan mengirim tagihannya ke Sarah. Jangan lupa ajak istri Anda ke sini setelah bayi Anda lahir. Saat Anda melangkah masuk ke toko ini, saya sudah tahu kalau cerita Anda tidak kalah uniknya. Kalau tidak keberatan, saya menan
9.9357.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.4K kali sebagai gambar buket bunga asli
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
+Pustaka
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Baca Semua Ulasan
Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Tidak ada tamu berarti, lalu siapa? “Bik, ada siapa?” “Paketan bunga, Buk.” Aku segera bangun dari tempat tidur. Dua buket bunga yang dipegang Bik Sum segera diserahkan kepadaku. Buket bunga mawar yang agak layu dan penyet ini seperti pemberian Mas Wildan kemarin. Oh iya, aku jadi ingat. Bunga ini tertinggal di bagasi mobil Pak Akmal. Kemarin tertutupi kardus mie instan milik Pak Tua. Makanya lupa tidak diturunkan juga. Lantas buket mawar merah yang masih segar ini dari siapa? Ada kartu ucapan di bagian pitanya. ‘Bungamu tertinggal. Karena sudah rusak, kuganti yang baru. Semoga berkenan. Coach Akmal.’
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 739 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Obsesi Tuan Kaivan

Obsesi Tuan Kaivan

ucap staf itu ramah, menyerahkan buket bunga itu beserta sebuah kartu kecil yang terselip di antara kelopak-kelopak mawar yang begitu indah itu. Alesha menerima bunga itu dengan tangan sedikit gemetar, membuka kartu kecil yang terselip di sana dengan perasaan yang begitu campur aduk, sudah menduga siapa pengirim di balik kiriman yang begitu tidak terduga itu.
479 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

Aroma segar tanah basah dan keharuman berbagai jenis bunga langsung menyambut mereka begitu pintu kayu toko itu terbuka. "Bunga pengantin bukan sekadar pelengkap foto, Luna," ujar Areta sambil menyisir deretan bunga-bunga segar yang baru saja tiba. "Buket ini harus bercerita siapa kamu. Pierre mungkin ingin sesuatu yang megah, tapi aku ingin sesuatu yang... benar-benar Luna."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status