Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penghakiman sang Penguasa Dunia

Penghakiman sang Penguasa Dunia

Kesampingkan hal itu, sekarang dia sudah menerima quest. Begitu sampai di atas bukit, Azazel disuguhkan taman bunga kecil. Aneh untuk ukuran tempat yang gersang seperti ini ada sekelompok bunga tumbuh, ditambah lagi dia disuguhkan warna putih dan satu warna kuning. “Apa memang benar bunga ini yang aku cari?” Informasi dari kertas quest memang mengharuskan dirinya mengambil bunga kuning itu, bentuknya memang sesuai dengan gambar yang tertera.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Kisah Aletha Anasya

Kisah Aletha Anasya

kata Alana yang sangat excited. “B-bener nih Al?” Tanya Bian yang sangat degdegan. “Bener Biantara, gini gue punya ide” Alana membisiki Biantara. “Wah ide yang bagus Al” ucap Bian, Agas tiba-tiba datang membawa sebuah bucket bunga berwarna pinkgold bertuliskan I love u Aletha Anasya “Nih Bi kasih ini sekalian, ini dari Ghea pas itu Aletha pernah bilang sama Ghea kalo dia suka banget sama bucket ini”
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Magang Jadi Istri CEO

Magang Jadi Istri CEO

ujarnya sambil menyodorkan ke arahku. Sebuah bucket bunga besar—sangat besar— yang berisi rangkaian dari kombinasi bunga mawar putih, bunga peony merah muda, dan baby breath yang ditata begitu rapi dan membentuk simbol love, sekarang tersimpan tepat di hadapanku, dengan anggun dan membuat siapapun yang melihatnya akan terpesona. Sekilas, bunga itu terlihat seperti rangkaian bunga yang sering muncul di drama korea saat adegan tunangan.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Mengukir Impian Baru

Mengukir Impian Baru

Dia seperti tidak senang akan kencan denganku siang ini. Terlalu fokus melihat penampilan dan wajah tampannya, aku tidak memperhatikan buket bunga yang dibawanya. Dia memberikannya kepadaku. Buket itu terdiri dari bunga mawar merah muda, putih, dan bunga kacapiring. Aromanya segera menyegarkan penciumanku. “Seharusnya aku memberikan ini kepadamu kemarin. Tetapi bukan aku yang akan ditunangkan denganmu, jadi aku tidak menyiapkan apa pun. Semoga kamu menyukai bunga yang aku pilih,” ucapnya menjelaskan.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 764 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
964 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Sesuatu dalam dirinya bergeser, seperti pintu yang pelan-pelan terbuka. Penjual bunga, yang sejak tadi memperhatikan dari balik etalase kecilnya, menyerahkan buket mawar The Lady of Shalott yang sudah dibungkus rapi pada Mahesa. Ia terkekeh pelan sambil mengedipkan mata. “Kamu pintar juga merayu. Buket ini melambangkan cinta yang penuh semangat dan abadi. Semoga kamu segera meluluhkan hati pujaanmu.”
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 616 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

Bukan sebuah kotak kali ini, melainkan buket bunga. Lea mengerjap ketika pria itu menyerahkan buket itu padanya. Bukan mawar, bukan lili, tetapi bugenvil. Kelopaknya yang lembut berwarna keunguan, merah muda, dan putih tampak kontras dengan suasana mewah ruangan ini. Lea menyentuh bunga-bunga itu perlahan, membiarkan ujung jarinya menyusuri kelopak yang tampak hampir transparan di bawah cahaya lampu.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Dari Angkasa Itu ucapan singkat dari kartu yang terselip di buket bunga. Dea memperhatikan bunga-bunga yang ditata demikian apik dalam balutan cellophane paper berwarna pastel. Ada bunga Peony, mawar merah, lili, dan entah bunga apa lagi, Dea tidak tahu namanya. "Bunga? Dari siapa itu?" tanya Bu Wetty yang baru keluar dari kamar.
10139.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai gambar buket bunga asli
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
nana
kisah ttg orang² yg berjiwa besar . bagaimanapun memaafkan itu leh indah drpd mendendam.. sangat menginspirasi dlm menyikapi mslh dlm rumahtangga.. salut dgn nadia yg begitu penuh perhitungan dlm menyikapi suaminy yg melakukan kesalahan
Ummu Syarifah
Jatuh cinta dengan karya kak Lis yang satu ini, part awal sudah dibuat up and down. Alur, twist, plot tertata dengan bagus membawa pembaca masuk ke dunia cerita. Seperti cerita Bara dan Delia serta karya kak Lis yang lain, banyak pesan moral yang disampaikan kepada pembaca. Sehat&sukses selalu kak
Baca Semua Ulasan
Gelora Hasrat si Kembar Smith

Gelora Hasrat si Kembar Smith

Wanita yang memiliki rambut dan mata hitam itu tersenyum manis padanya. “Kau pasti Angela. Aku membuat buket bunga ini spesial untukmu.” Angela terkesima melihat buket bunga berlapis emas. “Ini … emas asli?” Wanita itu memberikan buket bunga tersebut ke tangan Angela. Tentu saja, buket bunga itu terbuat dari emas murni. Cukup berat dalam genggamannya. “Kenapa Anda memberikan bunga mahal ini?”
1060.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

“Nona, apa Anda sudah tahu ingin membeli buket seperti apa?” Clarin melirik berbagai jenis bunga di dalam toko, lalu membuka galeri ponselnya dan menunjukkan sebuah foto. “Tolong buatkan keranjang bunga jinjing seperti ini.” “Nona, harga keranjang bunga seperti di foto ini sekitar Rp6.000.000. Bunganya impor, jadi memang agak mahal.” Pemilik toko mengingatkan dengan niat baik.
1066.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai gambar buket bunga asli
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status