30 Days With Mr. Vague
Namun, hal itu justru menguntungkanku, karena dengan begitu aku bisa menipunya.
Mungkin ini semacam firasat yang akhirnya terbentuk setelah tiga hari dikurung tanpa adanya aktivitas lain selain makan, tidur, ke toilet, juga berjalan ke sana kemari tanpa tujuan yang jelas. Aku merasa jika sebentar lagi Louton akan datang untuk membawakanku menu makanan hari ini.
“Lihat ini, Vague,” gumamku bersemangat. “Bukan hanya kau yang mempersiapkan dengan matang, aku pun juga berusaha seperti itu.”
Bab Populer