Pesugihan Kandang Bubrah
tanya Dimas.
“Jati nggak pernah masuk lemari,” jawab Lila dengan suara pelan. “Dia takut tempat gelap.”
Lila segera menutup lemari dan mengambil kertas gambar Jatinegara. Ia mulai membolak-balik, mencocokkan. Beberapa gambar seolah memiliki urutan. Seperti animasi. Wajah yang semula tersenyum biasa, lambat laun senyum itu menjadi lebih lebar... dan lebih bengkok. Latar belakangnya juga berubah—semula kosong, kemudian muncul bentuk-bentuk samar yang menyerupai bayangan tangan atau mata yang mengintip.