Warisan Artefak Kuno
jerit seorang wanita paruh baya, memeluk lututnya sambil menangis.
“Aku sebatang kara... sungguh, perang ini terlalu kejam...” ujar seorang lelaki muda dengan suara patah, penuh keputusasaan.
Rong Guo berdiri diam di tengah keramaian yang menyayat hati.
Matanya menyapu wajah-wajah penuh derita, tetapi ia tetap termangu, bingung tentang langkah yang harus diambil.
الفصول الرائجة