Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

ujar Desfa. "Aku punya perekam suara sekaligus perekam video yang canggih. Aku punya yang berbentuk seperti pulpen dan anting. Kalau kau mau aku akan memberinya kepadamu." Rania menggeledah laci yang ada di lemarinya dan mengambil barang yang dimaksud. "Wah, pasti harganya sangat mahal. Aku takut merusaknya." Desfa terlihat hati-hati saat menyentuh kotak kayu yang berisi benda berharga itu, ia sama sekali tak menyentuh isi kotak itu.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

tanya Thalisa penasaran karena sejak tadi Thalisa datang, ia tidak melihat Bibi Erna. "Bibi Erna lagi pergi ke pasar, Sayang, hari ini Bunda pingin makan masakan tradisional. Bunda kangen makan sayur asam, hehehe," jawab Bunda Ara seraya terkekeh pelan. Thalisa pun tersenyum mendengar Bunda Ara yang sudah dianggap sebagai ibunya ini masih semangat untuk makan. "Kalau gitu, Thalisa ke dapur dulu, ya, Bun, nanti Thalisa bantu Bibi Erna masak supaya Bunda bisa makan sayur asam."
9.88.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tapi ketika ditebaskan kearah Dewa Rayu, rumbai-rumbai benang hijau itu tidak kelihatan karena cepatnya gerakan. Bale Kembang mengenakan rompi hitam dan celana merah. Sabuknya kain selendang berwarna hijau. Dengan mengenakan rompi tersebut, Bale kembang kelihatan gagah dan kekar. Otot-otot dilengannya terlihat kekar. Dadanya pun membusung bak batuan gunung yang keras dan sukar di gores. Usianya sekitar tiga puluh tahun. Wajahnya memang angker walau ada kumis. Matanya lebar alisnya tebal, kepalanya licin tanpa rambut, mirip kentang dikupas.
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 916 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

“Ini gaun kebaya lengan panjang yang merespons gerakan pemakainya, mengubah kilauannya secara halus. Aku perlu masukan untuk corak dan–mungkin–warnanya.” “Aku bisa membantumu dengan itu,” sahut Rinjani menanggapi ucapan Rhea yang terkesan memerlukan sedikit bantuan. Rhea mengedipkan sebelah matanya tanda persetujuan akan tawaran Rinjani. Gusti membungkukkan badan, membetulkan kacamata besarnya. “Kenapa berhenti pada kain? Bagaimana jika kita sematkan benang LED sebagai aksen? Futuristic chic! Bagaimana?”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

tanyanya dari ambang pintu. Mendengar suara Sang kakak, secara otomatis Reanna menoleh ke arahnya. "Ah, Rea sedang melihat album foto lama kita, Kak. Lihat, kakak lucu sekali di sini, tidak punya rambut." Ia terkekeh seraya menunjuk foto di dalam album foto, menunjukkannya pada Bastian. "Kamu apalagi, tidak punya gigi!" Bastian mendengkus, lalu bersedekap.
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 710 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Princess Reborn [Bahasa Indonesia]

Princess Reborn [Bahasa Indonesia]

Namun, semua telah terjadi, membalas dendam pun juga tidak akan bisa, apalagi kepada seseorang berkuasa seperti Kaisar Niel. "Um, seperti biasa, selalu nikmat." Erick dan Rodney menoleh ke kiri, ketika mendengar suara cukup lembut dari arah sana, dan menemukan seorang perempuan berambut hitam, bergaun merah tengah asik bersantai menikmati sepiring kue. Alis Erick berkerut, mengenali perempuan bergaun merah itu adalah Castarica Gene Leslie, Putri kesayangan Raja Aland.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Dendam Permaisuri yang Terbuang

Dendam Permaisuri yang Terbuang

Ada dua pintu dari arah depan dan yang satu lagi Rengganis tidak tahu, ada pula jendela yang juga terbuat dari anyaman bambu. Mbok Berek keluar ruangan menutup pintu gedek. Rengganis merebahkan tubuh di atas dipan beralaskan tikar pelepah pisang kering, dia mencoba memejamkan mata. Namun, suara aneh sayup terdengar semakin lama semakin sering. Lantunan suara gamelan, membuat dia bergidik ngeri. Rengganis bangkit dari tidur, dia mengenakan teklek —sandal yang terbuat dari kayu dengan tali pengait—.
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 950 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Head Over Heels

Head Over Heels

Benang rajut, lingkaran kayu, solasi warna, lem tembak, gunting, dan bulu kemoceng, tidak sulit baginya menemukan kumpulan benda itu dengan sedikit bantuan Mbok Irma. Rena memeluk tubuhnya sendiri sembari merapatkan jarak pada jendela berkusen lebar di hadapannya. Membiarkan gerakan rumbai-rumbai piringan penangkal mimpi itu menyapu kepalanya saat kembali tertiup angin.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

Gadis itu sedikit mendekatkan kursinya ke meja Rhea setelah merogoh sesuatu dari kantong tasnya. Rhea menerjap, menutup mulutnya saat sebuah gantungan kecil yang jelas mahal hadir di depan matanya sekarang. Rhea masih memandangi gantungan kunci itu dengan senyum lebar, jemarinya mengusap halus ukiran pohon kelapa di permukaannya. “Runa, ya ampun, cantiknya?! Lo abis ke pantai, ya?” Sedikit menimang sampai akhirnya Karuna mengangguk kecil. “Bali, Rhe.”
9.85.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Beberapa lama Senala memandang tajam wajah Rimba yang terlihat dengan ekspresi malu-malu. “Jangan pura-pura bloon, Rimba,” sindir Senala. Dia bermaksud membangkitkan emosi remaja tanggung itu. Rimba menggaruk rambut di kepalanya yang tidak gatal dengan tangan kiri. Wajahnya jelas terlihat canggung. Akhirnya, Rimba hanya tertawa canggung. Rimba akhirnya memberanikan diri berbicara meski suaranya terdengar seperti setitik embun yang hampir menguap di tengah mentari.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status