Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Dalam Hati

Cinta Dalam Hati

Sebagai permintaan maaf dariku, bunga matahari ini mewakilinya. Tetaplah ... menjadi inspirasi buat semua orang-orang yang menyayangimu. Maaf dariku Yudi Tania melongo membacanya, ada desir indah dan tanpa sadar Tania memeluk surat kecil itu, seakan-akan ia memeluk Yudi. Beranjak turun walaupun, tertatih menuju bunga matahari pemberian Yudi. Mengulurkan telunjuknya menyusuri indah kelopak bunga matahari ia menunduk juga menciumnya.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Fall For Her

Fall For Her

~A Mawar kuning di meja kerjanya belum juga layu, dan kini tiga tangkai bunga matahari sudah datang. Dengan malas, Bianca melepas ikatan pita hijau pada bunga berkelopak kuning itu. Kemudian satu per satu tangkainya diselipkan di tengah kuntum mawar.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Empat Tunanganku

Empat Tunanganku

jelasnya. Gadis yang baru saja memasang sabuk pengaman ini menerima buket bunga tersebut, memeluk dan menghirau aroma sambil memejamkan mata. Tanaman itu dibungkus dengan kertas putih, begitu elegan dengan tekstur lembut. Terdapat tujuh tangkai bunga matahari, dikelilingi dedaunan hijau eucalyptus, dan baby's breath putih kecil. Pembungkus diikat oleh pita hitam, berlogo Sun Flower tercetak jelas disana. Terdapat kartu ucapan kecil dengan isi pesan 'Semoga harimu selalu berwarna, maaf aku gak bisa menjemputmu. Sebagai gantinya bunga matahari ini bakal menemanimu.' "Dasar, Paman Han."
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Jane bisa merasakan hawa hangat matahari yang mengintip dari sela-sela jendela. “Apa–yang—” Kata itu terputus kala sanga wanita yang tak asing itu semakin dekat dengannya. Kedua tangan wanita itu menggenggam dua tangkai bunga matahari yang entah didapat dari mana, sebelum kemudian diletakkannya di samping Jane duduk. Tanpa meminta persetujuan, wanita yang tak lain adalah ibu Jane ikut duduk di sampingnya.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Tuan Muda

Istri Pengganti Tuan Muda

"Apakah Tuan sedang mencari bunga mawar? Kebetulan di toko kami ada bunga mawar yang baru dipetik, dan pasti wanginya masih terasa segar." "Tidak, aku tidak sedang mencari bunga mawar, aku sedang mencari bunga matahari. Apa di sini ada?" "Kebetulan sekali Tuan, stok bunga matahari di toko ini baru saja datang dari luar negri pagi ini. Kalau Tuan mau, saya akan mengambilkannya untuk Tuan." "Baiklah, saya mau." Buket bunga matahari sudah berada ditangan Rey, dia tersenyum begitu manis sampai kedua lesung pipinya terlihat begitu jelas. "Semoga kamu suka Delisha," gumam Rey bermonolog.
995.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Baca
+Pustaka
SWEET TEMPTATION

SWEET TEMPTATION

Matahari terasa hangat, semilir angin terasa lembut menyapu kulit, bunga bunga bermekaran dengan indahnya. Terlihat seorang gadis kecil dengan rambut panjang sebahu yang tergerai, sedang berlarian kecil memetik bunga. Sebuah senyum indah tak lepas dari bibirnya. 'Braakkk'
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

“Sudah Guru. Kakang Banyulingga berkata jika dia ingin berkelana.” “Aku sudah mengetahuinya. Bagaimana dengan tombak itu?” Surya Yudha membuka telapak tangannya, tombak Matahari muncul dalam genggaman tangannya. Burung-burung yang sedari tadi berkicau seketika diam, lembah yang tadi ramai kini kembali sunyi begitu Surya Yudha mengeluarkan tombak matahari dari cincin penyimpanan.
928.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 762 kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Baca Semua Ulasan
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

Dia hanya sempat bergeser badannya ke kiri, sehingga sinar panas mematikan tak mengena dadanya. Namun sinar itu menyambar ujung bunga yang berada di tangan Garjitalung. Bunga Puspajingga terpelanting tinggi ke udara. Sedang satu kelopak yang lepas akibat sambaran ajian itu gugur ke tanah.
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Berondong Simpananku, Ternyata CEO Kaya Raya

Berondong Simpananku, Ternyata CEO Kaya Raya

Dengan amat terpaksa, wanita itu bangkit dan membuka pintu. Saat daun pintu terbuka, pandangan Giselle langsung dipenuhi oleh bunga matahari. Hanya setangkai, tetapi besarnya seukuran telapak tangan. Dan itu disodorkan tepat ke depan wajah sang wanita. Giselle meraih tangkai bunga itu, kemudian menggesernya agar tak menghalangi pandangannya. Lalu, terlihatlah sosok Gabriel yang kini tersenyum hangat kepadanya.
776 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Jeratan Tuan Reiner

Jeratan Tuan Reiner

Namun, ketika dia bergeser sedikit ke kiri, pandangannya tertuju pada satu lukisan yang berbeda. Lukisan itu menggambarkan seorang perempuan muda yang berdiri di ujung tebing, mengenakan gaun putih sederhana yang berkibar oleh angin. Dia menghadap ke cakrawala, di mana matahari terbit memancarkan warna oranye keemasan. Wajahnya setengah terlihat, menampilkan ekspresi penuh kerinduan dan tekad. Tangannya memegang sekuntum bunga lily putih, seolah simbol harapan dan ketulusan. Garis-garis pada lukisan terlihat halus namun penuh detail, memberikan kesan emosional yang mendalam.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai gambar tangan memegang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status