Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan
Sambil bicara, jemari Wira sudah menyusup ke balik piyama tipisnya, menyentuh kulit halus yang lembut bak jeli.
Tania mendorongnya sedikit, lalu berkata tenang, “Pergi pakai seragam sekolah.”
Mata Wira langsung berbinar, dengan cepat ia menurut.
Nggak lama, ia sudah mengenakan seragam abu-abu-putih khas anak SMA. Seharusnya itu lambang masa muda yang polos, segar, penuh vitalitas. Namun karena bahan khusus yang sedikit transparan, kulitnya tampak samar-samar, menghadirkan kesan ambigu, bukan kepolosan, melainkan godaan sensual.
Hot Chapters