Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelampiasan

Pelampiasan

Gumam Darwin. Pletakk! “Aw! Hei ya! Aku salah apa?” protes Darwin saat terkena pukulan dari Allexin, kedua remaja itu lantas saling adu pukul tapi tentu saja mereka tidak memukul sungguhan dengan otot. Allexin hanya tertawa, Mike dan Linda pun ikutan tertawa sedangkan Darwin berusaha membalas pukulan Allexin yang ia terima tadi. Empat orang itu sibuk dengan candaan mereka sampai tak lama terdengar suara pintu di ketuk dari luar, Allexin berdiri lebih dulu untuk membukakan pintu.
9.7303.4K viewsCompletedAdded to Library 10.9K Times as gaun lamaran
Read
+Library
Gara-Gara Mengumrohkan Ibu

Gara-Gara Mengumrohkan Ibu

gumam Alma. Wanita itu berdiri di depan pintu. Sebelum masuk ke dalam rumah, Alma harus mengurus ekspresi wajahnya terlebih dahulu. Wanita itu berusaha berlatih membuat wajah penuh senyum. Alma harus memperlihatkan senyuman terbaiknya agar Bu Hasna percaya kalau dirinya baik-baik saja. Bagaimanapun juga, Alma tidak boleh memperlihatkan wajah sedihnya di depan Bu Hasna. "Ayo senyum, Alma! Kamu nggak boleh bikin Ibu khawatir!" seru Alma pada dirinya sendiri.
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 847 Times as gaun lamaran
Read
+Library
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Guru Tampan: "Ini perang." Ah Gwat: "Aku jaga luar." Ah Beng: "Aku kurir." Sioh Bu & Ging Han: "Kami?" Jendral Lauw: "Dapur. Dengerin gosip. Kode-kodean pake teh." Sioh Bu: "Teh lagi?!" Ging Han: "Teh tarik = mundur. Udah hafal." KODE-KODEAN Teh hijau Aman
459 viewsCompletedAdded to Library 12 Times as gaun lamaran
Read
+Library
GAIRAH SANG TUAN MUDA

GAIRAH SANG TUAN MUDA

Dengan tangan gemetar, ia mengambilnya dan melihat nama di layar. Askara. Kalina langsung menekan tombol hijau dan meletakkan ponsel di telinga. "Halo?" "Di mana kamu?" suara Askara terdengar dingin dan penuh otoritas, seperti biasa. "Aku masih di lokasi pemotretan," jawab Kalina dengan nada datar. "Aku ingin kamu pulang sekarang." Kalina mengepalkan tangan, mencoba menekan perasaan yang berkecamuk di dadanya. "Aku masih ada sesi pemotretan lagi setelah ini."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as gaun lamaran
Read
+Library
Gara-Gara Utang

Gara-Gara Utang

Dosen bernama Gita itu mengernyitkan dahinya tak mengerti. "Kalau cuma meriang kan banyak obatnya, Jamal." "Masalahnya, meriang saya itu merindukan kasih sayang bu Gita, jadi cuma bu Gita yang punya obatnya." "Huuuuuu," sorakan mahasiswa yang lain membuat muka bu Gita merah padam.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as gaun lamaran
Read
+Library
Lamaran dari Oma

Lamaran dari Oma

Hatiku tergerak untuk mendekatkan diri ke anak laki laki yang masih menangis seorang diri. Ku ulurkan tanganku yang berisi permen ke anak laki laki tersebut, perlahan kepalanya yang sedari tadi menunduk dengan hati hati menengok ke arahku. Aku tersenyum, ku raih tangannya, lalu memberikan permen karamel. Ku tepuk pelan bahunya sembari berkata, "Mamas jangan sedih lagi, nanti Opa bangun lohh dan marah sama mamas," Aku berlari kecil karena ku dengar Mama memanggil namaku.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as gaun lamaran
Read
+Library
GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

Tatapan yang penuh luka dan ego. “Jangan kira kamu menang, Rin. Kamu cuma beruntung," kata Arumi dalam hato Arumi dan Irgi pun pergi meninggalkan rumah kontrakan Arini dan Wawan yang kini kembali terasa dingin. Bukan karena cuaca tapi karena bekas luka yang belum sembuh dari masa lalu. * Malam itu, telepon berdering. Wawan mengangkat dengan suara serak, “Halo, Pak…”
3.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as gaun lamaran
Read
+Library
Niat Menyamar Malah Dilamar

Niat Menyamar Malah Dilamar

Kalau seperti ini, penyamaranku menjadi cacat logika. Gajah mangan kawat tenan, iki. Gawat! ******
1051.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as gaun lamaran
Read
+Library
Dear Gavin (INDONESIA)

Dear Gavin (INDONESIA)

Mendapat sedikit rekasi, Gavin merasa ada sedikit harapan sehingga dia pun melanjutkan dengan hati-hati. “Kau tahu, Kastil Aurelia penuh akan mawar,” ujar Gavin yang fokusnya mulai terbelah antara jalan di depan atau terus memperhatikan gerakan kecil yang gadis itu buat. “Sementara itu, Kastil Gardenia dikelilingi oleh Bunga Gardenia,” tambahnya yang membuat kepala Krista perlahan bergerak menyamping, membuat Gavin menahan senyum dan melanjutkan, “Sedangkan Bunga Petunia dan Camellia aku dapatkan dari Bukit Petunia di Lancester.”
1039.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as gaun lamaran
Show Reviews (41)
Read
+Library
Blezzia
Halo, blezzia baru update ya. Dan Blezzia minta pendapatnya, ada rencana mau menamatkan novel ini sampai chapter 70, bisa kurang sedikit dari itu. Kira-kira, kalian mau berakhir segitu aja atau mau nambah bab? Karena antusias novel ini tampak nya kurang, jadi biar blezzia bisa fokus ke novel lainnya
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
GAIRAH CINTA TERLARANG

GAIRAH CINTA TERLARANG

GAIRAH CINTA TERLARANG PART 26 "Mama!" Suamiku mendorong tubuh Karmila menjauh darinya. Lalu, berdiri dan meraih celana pendek yang berserakan di lantai, kemudian memakainya. "Kurang ajar kalian berdua. Kenapa kalian hentikan, hah? lanjutkan, aku melihat kelebihanmu di banding aku!"
9.558.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as gaun lamaran
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status