ISTRIKU GILA?
"Oke, beri tahu aku kalau sudah siap berangkat.
***
Aku dan Zainab sudah sampai di rumah sakit. Kami mengantre di depan ruangan dr. Bramastya, dokter kandungan yang dulu menanganinya saat kelahiran Zahira.
Sekitar satu jam menunggu, nama Zainab dipanggil dan itu berarti gilirannya untuk diperiksa.
Aku hanya memperhatikan saat dokter itu menekan-nekan perut Zainab bagian bawah. Kemudian, beralih memberikan semacam gel untuk selanjutnya melakukan USG.
"Sudah delapan minggu ini. Bisa dilihat di layar, ya. Ada semacam kantung sebesar kacang merah di sana." Dokter itu menunjuk pada layar.
Zainab tampak heran, dia terus menatapku.
"Alhamdulillah, Za." Kueratkan genggaman tangan padanya.
Hot Chapters