Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memori Yang Menghukum

Memori Yang Menghukum

Ia mencoba melawan rasa takut yang muncul bersama bayangan itu, tapi kenangan itu menyerang begitu kuat hingga ia merasa seperti terjebak dalam waktu. Di dalam memori itu, ia melihat dirinya duduk di lantai kamar mandi sebuah apartemen kecil. Tubuhnya gemetar, punggungnya bersandar pada dinding yang dingin. Di tangannya, ada ponsel yang terus bergetar—pesan masuk yang hampir semuanya berasal dari Leo. Suara ponsel yang bergetar di lantai dekatnya terus berulang-ulang, tetapi ia tidak beranjak untuk menjawabnya.
741 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
MAAF, DOK, KITA SALING KENAL?

MAAF, DOK, KITA SALING KENAL?

“Jadi… gimana rasanya amnesia?” Vio berkedip, lalu mencoba santai. “Lumayan, gratis reset hidup, kayak install ulang otak. Minimal memoriku kosong, jadi nggak perlu inget utang.” “Sayang banget, status pernikahan tetep tersimpan di memori eksternal.” Vio hampir tersedak minum. Dia menoleh sedikit. Sarkas, dingin, tapi lucu juga. Vio mencoba lagi. “Enaknya sih aku bisa kenalan ulang sama semua orang. Versi upgrade.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
Setelah Hilang Ingatan, Teman Masa Kecilku Menggila

Setelah Hilang Ingatan, Teman Masa Kecilku Menggila

Ketika mereka semua tidak ada, justru aku merasa jauh lebih bebas. Dengan langkah pelan, aku mulai mengemas seluruh barang milikku. Sedikit demi sedikit, aku memindahkannya kembali ke vila yang ditinggalkan kakek dan nenek untukku. Beberapa hari terakhir, tubuhku tiba-tiba melemah drastis. Setiap melakukan pekerjaan seperti ini, aku harus berhenti dan beristirahat berkali-kali. Barang-barangku sebenarnya tidak banyak, tetapi tetap saja aku baru selesai memindahkannya menjelang tengah malam.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Legenda Perang

Kembalinya Sang Legenda Perang

Sebuah potongan memori muncul: Clara tertawa di bawah sinar matahari desa, memegang kerupuk kaleng. "Data memori... mulai pulih," bisik Aryan pelan. "Rasa... manis. Kerupuk?" Clara tertawa kecil di tengah air matanya. "Iya, kau ingat kerupuk itu? Kau hampir menghabiskan satu kaleng sendirian." Senyum tipis, sangat tipis hingga hampir tak terlihat, muncul di bibir Aryan. "Analisis subjektif: memori tersebut memiliki nilai penting yang tinggi. Aku akan mencoba menyimpannya di partisi utama."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
SACRIFICE : THE LADY

SACRIFICE : THE LADY

Nenek tua itu segera keluar dari alam pikiran dan memori Klevance setelah selesai melakukan tugasnya. Aku telah memberikan kekuatanku padamu, Klevance. Kau bisa menggunakannya untuk membangunkan jiwamu yang lain. Tapi aku tidak tega membiarkan dirimu mengingat rasa sakitnya. Aku telah memanipulasi ingatanmu. Hanya ingatan mengenai kotak itu dan kuncinya juga mengenai jiwa lain dalam dirimu yang harus segera kau bangunkan yang ku tinggalkan untukmu.
9.96.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Bukan Lelaki Murahan

Suami Penggantiku Bukan Lelaki Murahan

Efek samping Memory 101 yang bisa membuatnya tak sadarkan diri itu membuat Tiana harus terus waspada. ***
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

Aku berubah ke wujud wolvire-ku, wujud yang menurut memoriku pernah digunakan saat aku membunuh ibuku dan beberapa penghuni … INDICENT. Aku gemetar tanpa kentara saat mengingat memori-memori tentang yang satu itu. Aku berharap itu hanyalah memori buatan yang dibuat untuk mengacaukan pikiranku, tapi itu juga sekaligus terasa begitu nyata. Aku memejamkan mata lagi, mencoba mengenyahkan segalanya untuk sementara. Ada seseorang yang harus kuhadapi dan memori-memori menyedihkan tidaklah berarti di saat-saat seperti ini.
1013.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
Unexpected Life

Unexpected Life

Ia terlihat tampan dengan menggeram ketika melihat pantulan wajah juga bibirnya. “Meńjijikkan!” Memori bagai suatu penampungan yang melekat dalam ingatan. Ia tak akan mudah dihapus walau kita mengalami kecelakaan sekalipun. Gudang memori akan terus muncul tanpa diundang ataupun disuruh. Ia juga tak bisa diperintah, mana yang mau kita lihat mana yang tidak. Cara kerjanya unik, sesuka hati.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
Wanita Berhati Baja (Zoya)

Wanita Berhati Baja (Zoya)

Yani juga tahu perihal uang yang diberikan Nabil dulu untuk membantu Zoya. Zoya tersenyum getir karena ingatan itu kembali menghadirkan perih ke dadanya. Ingatan manusia lebih canggih dari memori laptop terhebat yang pernah dibuat manusia. Otak mampu menampung banyak memori dan menyimpan dengan sangat rapi. Sayangnya, tidak bisa menghapus seperti memori buatan manusia, sehingga selama nyawa masih di badan maka semua kenangan itu sesekali akan muncul kembali ke permukaan.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
Remember When

Remember When

“Aku perlu pengalihan untuk membuatku melupakannya.” “Dengan merusak diri sendiri? Oh come on ....” Millie mengibas sebelah tangannya. “Terlalu tua untukmu melakukan itu, Dante. Sudah bukan zamannya lagi.” “Alkohol jauh lebih merusak daripada ini, Mil. Cara ini setidaknya masih masuk akal.”
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai give me a memory i can use
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status